Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Tuntut Selesaikan Polemik TPP, Guru Sertifikasi 'Geruduk' DPRD Pekanbaru
Senin, 08 April 2019 - 14:18:35 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Ratusan guru sertifikasi Pekanbaru kembali gelar aksi demo. Kali ini ke Kantor DPRD Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman, Senin (8/4/2019) siang.

Mereka menemui para anggota DPRD menuntut kepastian soal solsuai polemik tunjangan Penambah Penghasilan (TPP) bagi guru sertifikasi pasca konsultasi ke tiga kementerian.

Setelah lebih kurang mereka berdemo selama dua jam mereka pun masuk ke ruang paripurna DPRD Pekanbaru untuk bertemu pimpinan DPRD Pekanbaru.

Ketua DPRD Pekanbaru, Sahril menyatakan belum menerima laporan tertulis terkait pertemuan guru dengan Komisi III DPRD  Pekanbaru pekan lalu.

Ia juga menyatakan belum menerima laporan terkait kunjungan perwakilan guru ke Jakarta tepatnya ke Kementerian Dalam Negeri RI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

"Saya sudah dapat informasi, tapi laporan tertulisnya belum saya terima. Namun kami tetap berupaya membahas permasalahan ini," terang Sahril di hadapan para guru.

Sahril menyebut segera membahas permasalahan yang dihadapi para guru sertifikasi dengan Walikota Pekanbaru.

Saat ini pembayaran Tunjangan Penambah Penghasilan (TPP) bagi guru sertifikasi tahun 2019 belum ada titik terang.

"Kalau memang ada perundang-undangannya, tentu bakal kami masukkan dalam APBS. Tapi kalau tidak bagaimana kami masukkan," katanya saat pertemuan dengan Perwakilan Guru Sertifikasi di ruang Rapat Paripurna DPRD Pekanbaru, Senin, (8/4/2019).

Menurutnya, DPRD ikut memperjuangkan nasib guru. Ia bakal memperjuangkan agar pemerintah kota anggarkan TPP bagi guru.

Ia meminta agar para guru memberi waktu untuk membahas hal ini dengan walikota. "Kalau memang ada hak, kami perjuangkan agar pemerintah kota anggarkan TPP. Tentu berdasar aturan yang ada," terangnya.

DPRD berjanji akan membahas ini fokus membahas regulasi yang mengatur TPP bagi guru sertifikasi.

"Percayalah kami upayakan untuk komunikasi dengan Walikota Pekanbaru. Kalau memang ada aturan untuk bayarkan TPP, tentu bakal dibayarkan. Kalau tidak ada, ya tidak bisa," ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan Forum Guru Sertifikasi Kota Pekanbaru,  Raja Ira Novia Badar Putri menyebut bahwa guru hanya ingin bertemu dengan Walikota Pekanbaru.

Ira menyebut Walikota Pekanbaru hanya bisa mengancam dengan mengeluarkan instruksi dan cenderung menyudutkan guru di media massa. "Kami berharap agar permasalahan TPP ini segera menemukan solusi," pungkasnya. (tim)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat