Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Sultan Abdullah dari Pahang Jadi Raja Malaysia yang Baru
Jumat, 25 Januari 2019 - 11:22:12 WIB

SULUHRIAU- Sultan Pahang Abdullah Sultan Ahmad Shah resmi dipilih sebagai Raja Malaysia yang baru. Dia menggantikan Sultan Muhammad V yang turun takhta secara mengejutkan awal bulan ini.

Seperti dilansir CNN, Jumat (25/1/2019), para pemimpin Kesultanan Malaysia yang dikenal sebagai Konferensi Penguasa memilih Sultan Abdullah yang berusia 59 tahun untuk menjabat Raja Malaysia selama periode lima tahun ke depan. Pemilihan dilakukan secara voting di bawah sistem monarki rotasional yang unik dan berlaku di Malaysia.

Sultan Muhammad V yang berusia 49 tahun memutuskan turun takhta pada 6 Januari lalu, setelah hanya bertakhta sebagai Raja Malaysia selama dua tahun.

Sebagai penggantinya, Sultan Abdullah akan dilantik sebagai Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong ke-16 dalam seremoni yang digelar pada 31 Januari mendatang.

Diketahui bahwa Sultan Abdullah baru menjadi Sultan Pahang pada 15 Januari setelah ayahnya, Sultan Ahmad Shah, yang berusia 88 tahun dan sakit-sakitan memutuskan turun takhta. Keputusan itu dipandang sebagai upaya sang ayah membuka jalan bagi putranya untuk memegang jabatan kepala negara Malaysia.

Sebelum terpilih menjadi Yang di-Pertuan Agong ke-16, Sultan Abdullah diketahui sering terlibat dalam otoritas olahraga setempat. Dia saat ini masih menjabat sebagai Presiden Federasi Hoki Asia dan menjadi salah satu anggota Dewan FIFA, badan sepakbola dunia.

Untuk memilih Raja Malaysia yang baru, Konferensi Penguasa yang terdiri atas sembilan Sultan Malaysia akan berkumpul dan menggelar pemilihan. Voting yang digelar juga unik, yakni dengan mendasarkan pada urutan sembilan penguasa yang sudah ditetapkan sejak kantor Yang di-Pertuan Agong didirikan tahun 1957.

Untuk kali ini, usai Sultan Muhammad V yang memimpin Kelantan, negara bagian yang mendapat jatah berikutnya adalah Pahang. Dalam voting, sembilan Sultan Malaysia akan kertas suara berisi satu nama, yakni nama Sultan dari negara bagian urutan berikutnya.

Tanpa mengungkap jati diri pribadi, mereka akan menunjukkan apakah nama Sultan pada kertas tersebut cocok atau tidak untuk mengemban predikat Yang di-Pertuan Agong.

Untuk memastikan sembilan Sultan itu memberikan suara tanpa mengungkap jati diri, mereka diberi kertas suara tidak bernomor beserta pena dan tinta yang serupa. Seorang Sultan akan resmi terpilih sebagai Yang di-Pertuan Agong jika mendapat mayoritas lima suara.

Sumber: CNN, detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat