Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Ekbis
Honda Ungkap Alasan Motor Bebek Kini Ditinggal Masyarakat
Jumat, 23 November 2018 - 14:54:28 WIB

SULUHRIAU- Motor bebek belakangan terus lesu penjualannya. Apabila dahulu menguasai pasar dengan kontribusi 90 persen lebih, kini rontok hanya tersisa delapan persen saja. Sebaliknya skuter matik yang dahulu kecil pasarnya kini berkebalikan 180 derajat, menjadi 80 persenan menguasai pasar.


Menurut Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya, besarnya pasar skutik tak terlepas dari kelebihan positif yang ditawarkan. Apabila motor bebek menawarkan keiritan, skutik menawarkan teknologi, kenyamanan dan kepraktisan.

Jadilah seberapa irit motor tak lagi penting bagi banyak masyarakat Indonesia. Bahkan keunggulan ground clearance tinggi yang dimiliki bebek tak cukup menjawab tuntutan konsumen yang kini menghendaki praktis dan mudah dikendarai.

"Jadi trennya orang sudah melihat yang praktis, apalagi teknologi semakin berkembang. Makanya apabila dulu model bebek berkuasa kini jadi beralih ke matik," kata Thomas kepada VIVA.

Skutik dianggap bisa laris dan mewabah penjualannya karena menjawab rasa kebutuhan dan lifestyle. Karena sepeda motor saat ini sudah masuk ke dalam bagian gaya hidup masyarakat, sehingga ada beberapa hal yang menjadi perhatian mereka.

Soal keiritan konsumsi bahan bakar antara bebek dan skutik, tak lagi jadi perhatian utama para konsumen. Karena dianggap kurang lebih sama. Bahkan skutik di beberapa teknologi tertentu bisa jadi lebih irit, sehingga bisa diandalkan.

"Tetapi yang bisa digarisbawahi, pertama itu orang Indonesia suka desain, kemudian kedua fitur teknologi, lalu pelayanan, termasuk bengkel dan spare parts."

Saking besarnya kebutuhan, para produsen otomotif bahkan telah menangkap matang ke mana arah kebutuhan sepeda motor ke depan. Seperti bertumbuhnya segmen premium seiring naiknya kondisi ekonomi. Pasar inilah yang tengah dibidik dengan kembali menghadirkan skutik-skutik berharga menengah ke atas. [vvc,jan]




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat