Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Hukrim
Kisah Pemandu Karaoke Cantik Tewas Telanjang Dicekik Pelanggan
Minggu, 16 September 2018 - 11:49:28 WIB

SULUHRIAU- Penghuni lokalisasi Argerejo atau Sunan Kuning Kota Semarang mendadak gempar dengan kematian salah satu penghuninya, Kamis, 13 September 2018.

Seorang pemandu karaoke bernama Ayu Sinar Agustina alias Ninin ditemukan tak bernyawa dengan kondisi bugil di kamarnya.

Tewasnya pemandu karaoke cantik berusia 23 tahun asal Kendal itu pun menyimpan pertanyaan. Apalagi jasadnya ditemukan terlentang di atas kasur dengan bau oli di sekitarnya. Ninin yang bekerja di Karaoke Mr Classic gang III itu diduga menjadi korban pembunuhan.

Aparat Polsek Semarang Barat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi. Polisi juga menerjunkan anjing pelacak untuk mendalami kasus yang menghebohkan penghuni kompleks lokalisasi terbesar di Jawa Tengah itu.

Selain memeriksa sejumlah saksi, jasad perempuan muda itu juga visum di rumah sakit. Hasilnya, polisi menyimpulkan bahwa Ninin tewas dibunuh. Lalu siapa pelaku pembunuh Ninin?

Tak butuh waktu lama bagi polisi menemukan pelaku pembunuhan terhadap Ninin. Sabtu, 15 September 2018 sekitar pukul 02.00 dini hari pelaku sadis pembunuh Ninin dibekuk oleh tim Resmob Polrestabes Semarang, Polsek Semarang Barat dan Polsek Mijen. Pelaku tak lain adalah pelanggan Ninin berinisial DK, warga Bambang Kerep Ngaliyan. Ironisnya DK masih berusia di bawah umur, 16 tahun.

Kepala Kepolisian Sektor Semarang Barat, Komisaris Polisi Donny Eko Listianto, menjelaskan motif DK membunuh Ninin lantaran sakit hati atau dendam. Pelaku dendam karena pernah kecewa setelah berhubungan badan dengan korban pada Agustus lalu.

"Pelaku pernah melakukan kencan dan berhubungan intim satu bulan sebelumnya. Saat kencan itu pelaku kecewa dengan pelayanan korban yang tak memuaskan," terang Donny di kantornya.

Untuk melampiaskan dendam dan nafsunya, pelaku kembali mengajak kencan korban untuk kali kedua. Kencan itu terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Pelaku menyambangi korban di Karaoke Mr Classic Sunan Kuning dan langsung mengajak berhubungan badan.

Karena sudah pernah kenal sebelumnya, pertemuan mereka cukup singkat tanpa tawar menawar tarif. Insiden tragis itu pun terjadi. Usai berhubungan badan, keduanya bersitegang. Itu bermula saat pelaku meminta 'service' tambahan untuk kedua kalinya malam itu.

Korban pun menyetujui dengan syarat pelaku memberikan tarif kencan senilai Rp200 ribu. Namun pelaku hanya membawa uang Rp100 ribu. Lantaran menolak service tambahan, pelaku pun kalap. Pelaku marah dan langsung mencekik leher korban saat dalam kondisi telanjang.

"Jadi karena tarifnya tak sesuai terjadilah keributan dan pelaku mencekik korban," terang Donny.

Sumber: Viva.co.id | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat