Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Politik
Isu Ustadz Somad Diintimidasi Bisa Bikin Elektabilitas Jokowi Rontok
Rabu, 05 September 2018 - 17:59:58 WIB

SULUHRIAU- Dugaan ancaman yang dialami penceramah kondang Ustadz Abdul Somad menjadi sorotan. Isu yang menjadi perhatian publik ini diprediksi bisa memberikan dampak negatif terhadap calon presiden petahana Joko Widodo.

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Lembaga Survei Media Nasional (Median) Rico Marbun mengatakan, beberapa rangkaian peristiwa larangan bisa menjadi faktor indikator. Sebelum isu ustadz Somad, ada larangan deklarasi gerakan #2019GantiPresiden dan tak diizinkan diskusi yang dihadiri aktivis Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung.

"Jika ini diikuti dengan secara membabibuta dengan pelarangan Ratna Sarumpaet, Rocky Gerung. Saya khawatir elektabilitas Jokowi akan rontok," kata Rico kepada wartawan, Selasa, (4/9/2018).


Rico melihat bila isu Somad dilarang ceramah benar ada maka akan mempersepsikan dampak kurang mengenakan. Sebab, era pemerintahan sekarang dipimpin Jokowi yang kembali maju sebagai bakal capres petahana.

"Jika memang benar maka akan menguatkan anggapan yang sudah terbentuk bahwa petahana dan timnya kurang ramah terhadap Islam politik," jelas Rico.

Kemudian, ia menekankan figur Somad saat ini merupakan ikon ustaz moderat yang memiliki penggemar dari kalangan pendukung Jokowi dan kubu oposisi. Somad juga pernah menjadi bakal kandidat cawapres kubu lawan Jokowi.

Hal senada disampaikan pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno. Menurutnya, beberapa rangkaian peristiwa larangan seperti diskusi, tagar ganti presiden, sampai ceramah akan dikaitkan dengan rezim pemerintahan Jokowi.

Adi menganalisis rangkaian peristiwa ini bisa berdampak terhadap pemerintahan Jokowi dalam membangun narasi kesatuan Indonesia yang besar.

"Pasti karena setidaknya rezim sekarang banyak sekali melarang aktivitas warga. Semua ini dikaitkan dengan pemerintahan saat ini. Karena tak ada rasa aman bagi warga," tutur Adi.

Sebelumnya, Ustadz Somad membatalkan agenda ceramah di sejumlah kota di Pulau Jawa. Dalam keterangan tertulis yang disampaikan lewat Instagramnya, dai kondang itu menyebut kata ancaman dan intimidasi terkait rencana kedatangannya ke sejumlah kota untuk memberikan ceramah.

Adapun pihak Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah sudah membantah melakukan dugaan ancaman terhadap Somad. Bahkan, GP Ansor meminta agar Somad melapor ke polisi jika memang merasa diancam dan diintimidasi terkait pembatalan ceramahnya.

Menurut Ketua GP Ansor Jateng, Sholahudin Aly dengan laporan ke polisi akan menjawab tanda tanya masyarakat yang menerka-nerka. Dari pihak Mabes Polri juga sudah mengimbau agar Somad melaporkan langsung ke polisi bila merasa diancam dan diintimidasi.

Sumber: viva.co.id | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat