Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Pendidikan
Dikritik Bawa Politik ke Kampus, Sandiaga: Jangan Tebang Pilih
Minggu, 02 September 2018 - 09:56:21 WIB

SULUHRIAU, Jakarta- Bakal Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno dikritik sejumlah pihak karena dinilai telah berpolitik praktis di lingkungan kampus.

Sandi mengatakan, penerapan aturan tentang larangan berpolitik praktis di tempat-tempat tertentu itu harus adil untuk semua pihak.

"Kita tentunya harus melihat secara keseluruhan. Kalau misalnya di tempat pemerintahan, tidak dibolehkan akan sangat sulit buat pemerintah. Karena pemerintah menyampaikan pencapaian-pencapaiannya. Prestasi-prestasinya dan itu rata-rata di gedung pemerintah menyampaikannya juga untuk materi-materi yang lain yang di... Jadi kalau kita mau menerapkan, itu harus menerapkan secara jangan tebang pilih. Semuanya," kata Sandi di Jalan Jenggala, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad (2/9/2018).

Sandi mengatakan sebenarnya aturan tersebut juga berlaku di tempat-tempat pemerintahan. Namun, sambung dia, hal itu tak bisa diterapkan karena pemerintah akan kesulitan untuk menyampaikan pencapaian-pencapaiannya.

"Tapi ini bagian pengingat kita. Karena ruangan pemerintah juga tidak boleh dipake untuk pencapaian-pencapaian. Kita jangan sampai saling serang menyerang. Kita gunakan ini untuk saling merangkul, masyarakat sudah pintar sendiri, sudah dewasa, sudah matang kok. Jadi saya terima kasih sudah diingatkan," ujarnya.

Sandi juga menegaskan dirinya paham aturan tentang kampanye dan larangan untuk berpolitik praktis di tempat-tempat tertentu. Pada dasarnya katanya, dia datang ke kampus hanya untuk memberi motivasi ke mahasiswa.

"Semuanya berawal dari niat. Niat saya memberi motivasi dan itu kampus yang mengundang, materinya adalah materi kewirausahaan dan kuliah perdana dan saya ini paham aturan. Saya ngerti sekali karena saya pernah mengikuti selama dua tahun Pilkada dan mana yang boleh, mana yang tidak. Jadi saya apresiasi diberikan pengingat, reminder," tegasnnya.

"Terima kasih dan rata-rata partai sebelah, partai-partai atau pendukung tentunya dari sahabat kita pak presiden dan pak kiai yang mengkritik, kita terima dan itu bagian dari tugas mereka kan. Tapi karena kita percaya Pilpres ini harus mempersatukan. Jangan dijadikan permasalahan. Kalau misalnya ada yang dilanggar tentunya tidak boleh dilakukan. Tapi ini merupakan undangan dan materinya materi pencerahan untuk mahasiswa dan diapresiasi oleh mahasiswa," sambungnya.

Dia kemudian bicara soal mundurnya sebagai Wagub DKI Jakarta karena dikhawatirkan akan dipolitisasi untuk kepentingan Pilpres. Dia juga berharap Pilpres 2019 ini dapat berjalan secara adil dan transparan.

"Saya juga berharap bahwa kalau misalnya nanti dalam satu tahapan.. Makanya saya ingin mundur dari Wagub DKI itu karena itu. Kalau nggak, saya ada kesempatan mengasih materi di dalam kesempatan saya cuti, di lingkungan pemerintah. Itu kan nggak fair. Jadi saya berharap pemilu ini jujur, adil, seadil-adilnya. Transparan, setransparannya. Dan membuat, membuka inspirasi kita bersama dalam pendidikan politik," paparnya.

Kritikan terhadap Sandi muncul dari sejumlah pihak usai dirinya hadir di acara yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dan Uhamka. Tak hanya dari kubu lawan, tanggapan juga datang dari Bawaslu.

Bawaslu mengimbau agar kandidat menahan diri, apalagi berkaitan dengan aktivitas di kampus saat tahun politik.

"Bawaslu mengimbau agar para bakal calon menahan diri, karena ini belum masa kampanye, tolong tidak berkampanye atau melakukan aktivitas yang mengarah-arah ke kampanye," kata anggota Bawaslu, Rahmat Bagja.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat