Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Politik
Hummer Hary Tanoe dan Geger Caleg PDIP di KPU
Selasa, 17 Juli 2018 - 21:07:54 WIB

SULUHRIAU- Di sela pendaftaran bakal calon legislatif di KPU, sempat terjadi geger antara sejumlah kader PDIP dengan petugas KPU.

Politikus PDIP Adian Napitupulu menyebut mobil Hummer milik Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo sebagai pemicu keributan yang kemudian dibantah Perindo.

Peristiwa itu terjadi siang tadi di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018). Rombongan PDIP tiba sekitar pukul 13.45 WIB. Kemudian tak berselang lama, rombongan Perindo tiba sekitar pukul 14.00 WIB.

Keributan terjadi saat sebagian kader PDIP tertahan di pintu gerbang KPU. Adian mengaku kader PDIP sempat dihalang-halangi masuk ketika rombongan Perindo datang.

"Perindo ikut narik-narikin orang kita. Kalau kemudian mau ada yang lebih dulu masuk silakan, tapi jangan begitu suaranya nggak ngusir-ngusir orang," tutur anggota DPR RI Komisi VII itu.

Tak hanya adu mulut, aksi tarik-menarik juga sempat terjadi antar kedua kader tersebut. Adian mengatakan mobil Hummer yang ditumpangi Harry Tanoe masuk barisan kader PDIP di depan KPU dan menghalangi akses masuk kadernya. Dia juga menilai petugas KPU tak berlaku adil saat kejadian itu.

"Oke lu kaya, oke lu punya mobil Hummer, memang lu berhak ngusir orang? Nggak dong, turun baik-baik, permisi segala macam, ini masuk mobilnya segala macam membelah barisan kita seperti itu," ujar Adian.

"Setelah tidak bisa masuk mobilnya orang yang jalan suruh minggir dibentak-bentak, nah Pamdal KPU tidak berlaku adil melihat itu," sambungnya.

Di sisi lain, petugas KPU Suyadi mengatakan keributan itu terjadi karena rombongan Perindo lebih dulu diberi akses masuk. Sebab, kata Suyadi, Perindo lebih dulu memasukkan berkas dan registrasi kedatangan.

"Hanya tadi PDIP sudah datang duluan, Perindo datang dikasih akses duluan, padahal yang sudah registrasi duluan itu Perindo, sedangkan ini (PDIP) belum," kata Suyadi.

"Ya menunggulah, kan mereka yang penting siap berkasnya. Perindo diberi akses karena berkasnya sudah sampai. Kita tidak membeda-bedakan," ucapnya.

Perindo juga membantah semua tuduhan PDIP. Menurut Perindo sebelum mobil Hummer Hary Tanoe tiba kader PDIP sudah ramai ingin masuk.

"Sama sekali tidak benar mobil ketum menjadi pemicu kerusuhan. Sejak mobil ketum belum datang, massa PDIP sudah ramai ingin masuk," ujar Sekjen Perindo Ahmad Rofiq saat dimintai konfirmasi.

Rofiq menyebut mobil ketum parpol memang diperkenankan masuk saat pendaftaran bacaleg pada Pemilu 2019. Dengan alasan itu, petugas KPU membukakan pintu ketiga saat Hary Tanoe datang dengan mobil Hummer-nya.

Momen itu yang menurutnya dimanfaatkan kader PDIP untuk masuk ke dalam kantor KPU. Karena kedatangannya bersamaan dengan Perindo, tidak semua kader PDIP diperbolehkan masuk. Rofiq pun menegaskan pihaknya sudah menjalani aturan yang berlaku dan membantah terlibat keributan siang tadi di KPU.

"Partai Perindo partai yang paling tertib. Ngapain ngurusin keributan. Mending urus aspirasi rakyat," tukas Rofiq.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat