Ekonom UR: Rupiah Melemah, BI Jangan Panik
Kamis, 05 Juli 2018 - 10:39:45 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Ekonom Universitas Riau (UR) Darma Yuda mengatakan, Bank Indonesia jangan panik dengan pelemahan nilai rupiah pada pertengahan pekan ini yang sempat menyentuh level di Rp 14.450 per dolar Amerika Serikat.
Pelemahan rupiah ini bertepatan momen hari lang tahun (HUT) BI tahun ini. Namun katanya, masih dalam rentang yang manageable (terkendali) dan pasar juga tidak perlu panik.
"Sejauh ini BI terus melakukan stabilisasi dengan menerapkan intervensi ganda di pasar valas dan surat berharga negara (SBN) untuk membendung keluarnya modal asing yang mendepresiasi kurs rupiah," katanya Rabu, (4/7/2018).
Kebijakan bank sentral yang tidak hanya akan mengandalkan dampak dari pengetatan suku bunga acuan 7-day reverse repo rate yang baru saja dinaikkan 50 basis poin menjadi lima persen pada 29 juni 2018 lalu dan juga terus meningkatkan intervensi ganda di pasar valas dan SBN, seperti mengoptimalkan frekuensi lelang instrumen term repo guna memastikan ketersediaan likuiditas perbankan, sejauh ini sangat tepat.
Bahkan pasar meyakini kenaikan suku bunga acuan bi masih akan ampuh untuk menarik kembali modal asing, termasuk ke pasar sbn dan membuat imbal hasil instrumen keuangan domestik menjadi kompetitif.
Sementara itu Kepala BI Perwakilan Riau Siti Astiyah menegaskan, arah kebijakan moneter bi saat ini akan selalu antisipatif (pre-emptive), selalu lebih dahulu dari tekanan yang timbul (front loading) dan lebih maju dibanding negara-negara peers (ahead of the curve). [slt]
Komentar Anda :