Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Hukrim
Gawat! Sekali Transaksi Bandar Sabu Ini Bisa Bikin Teler 2 Kabupaten
Jumat, 18 Mei 2018 - 16:39:45 WIB

SULUHRIAU- Sebanyak 12 orang jaringan bandar narkoba asal Surabaya berhasil ditangkap Polda Sumsel. Sekali mereka transaksi minimal 56 Kg sabu beredar. Lalu berapa ribu jiwa terancam jika sabu itu sampai lolos?

Menurut keterangan polisi, sabu seberat 56 kg jika beredar dapat membahayakan sekitar 300.000 jiwa. Itu artinya hampir setara dengan jumlah penduduk yang ada di 2 kabupaten di Bumi Sriwijaya, seperti Prabumulih dan Kota Pagar Alam.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik di Sumatera Selatan tahun 2017, jumlah penduduk kota Pagar Alam ada sekitar 136.605 jiwa. Sedangkan di Prabumulih mencapai 182.128 jiwa. Jika ditotalkan keduanya yakni ada sekitar 318.233 jiwa.

Alhasil jumlah penduduk di 2 kabupaten ini setara dengan peredaran 56 Kg sabu dari bandar beromzet miliaran rupiah itu. Polisi pun menindak tegas dengan menembak mati bandar yang melawan saat ditangkap.

"Untuk sekali transaksi itu bisa mencapai puluhaan kilogram sabu mereka, minimal 56 Kg. Artinya sekitar 300.000 penduduk yang terancam jika sabu sampai beredar di masyarakat," terang Direktur Narkoba Polda Sumsel Kombes Farman, Jumat (18/5/2018).

Tidak hanya itu, jaringan yang berusaha menyelundupkan sabu melalui bandara itu tercatat kerap membelanjakan hasil penjualan sabu untuk ke barang-barang mewah. Seperti mobil, motor gede atau moge, termasuk menabung miliaran rupiah setiap kali transaksi, yang semua aset kini telah disita polisi.

"Mobil dan motor sekarang kita sita dulu, akan kita terapkan pasal TPPU bagi para bandar ini. Kita buat mereka miskin dan sampai jera karena dia merusak genarasi bangsa," kata Farman.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu pihak keamanan bandara SMB Palembang berhasil menggagalkan 3,05 Kg sabu tak bertuan yang akan dibawa ke Surabaya. Dari hasil pengembangan, polisi berhasil menangkap 6 bandar di Surabaya berikut barang bukti 6 Kg sabu siap edar.

Tak berhenti di situ, akhir bulan April lalu jaringan yang berada di bawah komando Letto, bandar narkoba, kembali mencoba menyeludupkan sabu di bandara yang sama. Satu orang kurir bernama Nurdiansyah diberikan kesempatan hidup, sementara Michael, Alvin dan Erwin ditembak mati.

Terakhir, mereka yang ditembak mati diketahui merupakan kaki tangan bandar asal Surabaya ini. Tujuannya sama, yaitu ingin mencoba mengirim barang haram melalui jalur udara.

Polisi terus melakukan pengembangan sampai akhirnya berhasil menangkap Letto, si koordinator bandar sabu se-Indonesia dan kaki tangannya Faiz di Jakarta. Dari penangkapan keduanya ini polisi menemukan titik terang dan telah menyita aset miliaran Rupiah.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat