Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Ketika Kampus Dijaga Brimob, Pengamat Pendidikan: Ini Kemunduran Besar
Sabtu, 28 April 2018 - 11:41:50 WIB

SULUHRIAU- Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat dijaga personel Brigade Mobil (Brimob) Polri. Pengamat pendidikan menilai ini adalah dekadensi.

"Kampus yang mengundang aparat keamanan untuk masuk itu saya kira kemunduran besar, kembali pada masa rezim Orde Baru," kata pengamat pendidikan, Darmaningtyas, seperti dilansir detik.com, Sabtu (28/4/2018).

Dia menjadi ingat soal kebijakan Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK) pada 1978-1979. Saat itu kampus ditekan pemerintahan Orde Baru. Kejadian itu sudah lama berlalu dan Indonesia sudah memasuki demokratisasi. Namun ternyata ada gejala di Unpad.

"Itu dulu yang ditolak mahasiswa tahun 1978 karena masuknya aparat keamanan ke kampus. Menurut saya tidak tepat bila Brimob menjaga kampus," kata Darmaningtyas.

Menurutnya, kampus adalah dunia yang bebas bagi pedebatan pemikiran. Tak seharusnya dinamika intelektual di kampus terganggu oleh kehadiran aparat.

"Kalau ini didiamkan, maka ini akan menjadi role model (contoh) bagi kampus-kampus lain dalam menjaga keamanan," kata dia.

Sebenarnya ini adalah perkara peralihan vendor pengamanan yang mengalami masa jeda. Untuk mengisi kevakuman penjaga keamanan, maka pihak kampus mengundang Brimob untuk masuk. Darmaningtyas menyarankan agar kampus tak lagi menerapkan sistem alih daya (outsourcing) untuk memenuhi kebutuhan penjaga keamanan kampus, supaya tak terjadi kekosongan personel dan akhirnya malah mengundang aparat untuk masuk kampus.

"Lebih baik untuk menjaga keberlanjutan penjagaan kampus, mestinya satpam-satpam ini menjadi karyawan organik kampus, bukan menhjadi outsourcing," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, mahasiswa Unpad mengeluhkan keberadaan personel Brimob di kampusnya. Mahasiswa bernama Viona Mahardika mengatakan keberadaan Brimob sudah sejak Januari 2018. Kondisinya, terjadi peralihan agensi keamanan dari PT Sentinel ke PT Kartika.

Keberadaan Brimob dirasakannya sampai mengawasi kegiatan mahasiswa. "Paling terasa dalam beberapa bulan ini tindakan dari petugas Brimob itu bukan cuma menjaga (keamanan) tapi aku rasakan bebearpa kalau bikin acara di kampus selalu diawasi," tutur mahasiswa jurusan Sastra Jerman ini.

Rektor Unpad Tri Hanggono menyatkaan keberadaan Brimob di kampusnya untuk melakukan kontrol mutu dan standarisasi Satpam kampus. Dia menjamin tak ada pembatasan demokrasi kampus akibat keberadaan Brimob ini.

"Saya kira aparat keamanan di manapun tidak akan membatasi demokrasi. Saya tanya demokrasi seperti apa yang dibatasi? Kalau ada sampaikan," ujar Tri, Jumat (27/4) kemarin.

Bahkan Tri mengatakan keberadaan Brimob telah terbukti mengurangi angka kehilangan barang di Kampus. Dia belum memastikan sampai kapan Brimob tetap bersiaga di Unpad. Bahkan dia membuka opsi untuk mempertahankan Brimob di Kampus.

"Ya selama dibutuhkan. Tanya vendor kebutuhannya. Bagi kami kalau dipandang perlu, nggak ada salahnya. Saya kira itu fungsi-fungsi keamanan seperti itu, hal yang wajar," kata Tri.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat