Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Hukrim
Di Rekaman JPU, Fredrich Mau Panggil Hantu Gunung Supaya Setnov Gila
Jumat, 27 April 2018 - 19:55:22 WIB

SULUHRIAU- Jaksa penuntut umum (JPU) KPK memutarkan rekaman dalam persidangan terdakwa Bimanesh Sutarjo di kasus merintangi penyidikan.

Dalam rekaman yang diputar, muncul wacana adanya pengiriman hantu gunung untuk membuat Setya Novanto menjadi gila.

Hal itu terungkap dalam rekaman yang diputar jaksa. Rekaman itu berisi percakapan antara mantan kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi, dan seseorang bernama Viktor.

"He-eh, kemarin itu saya bilang, 'Kamu bener yakin?', 'Yakin saya kirim hantu gunung.' Nanti pas diperiksa gila. Ah ya di Bangka itu buktinya dia bilang," kata Viktor dalam rekaman yang diputar jaksa di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018).

"Heh," jawab Fredrich.

Panggilan telepon itu terjadi pada 18 Desember lalu. Berikut ini transkrip pembicaraan antara Fredrich dan seseorang bernama Viktor.

FY merupakan Fredrich Yunadi, sedangkan V untuk inisial Viktor.

FY: Halo.
V: Halo Pak Fredrich, apa kabar?
FY : Baik. gimana?
V: Viktor.
FY : Iya gimana sekarang?
V: Heh, ini saya kan ngeliat itu yang klien itu, Pak Fredrich.
FY : Siapa?
V: Pak Setnov.
FY: He-eh gimana?
V: Itu kan dianggap orang kan bermain-main berpura-pura gitu.
FY: Iya.
V: Ah kalau mau, ada temen saya, dia jago.
FY: He-eh.
V : Dia jadi selalu sidang itu dibikin gila, dokter periksa dia gila. Ah nanti abis itu cabut lagi dia gilanya.
FY: Emang bisa?
V : Bisa. Dia di Bangka, di Bangka nih.
FY: Ooh.
V: He-eh, kemarin itu saya bilang, 'Kamu bener yakin?', 'Yakin saya kirim hantu gunung.' Nanti pas diperiksa gila. Ah ya di Bangka itu buktinya dia bilang.
FY: Heh.
V: Jadi untuk, saya kasihan juga orang udah kayak gitu udah tahan.
FY: Iya.
V: Terlepas dia salah, tapi kan jangan kita perlakukan orang udah kayak gini.
FY : Iya seperti binatang diperlakukan.
V: Saya kemanusiaan ajalah, saya ngeliat bukan.
FY: Iya.
V: Istri saya juga marah-marah. 'Pak itu' nggaklah saya kasihan orang kita manusiawi.
FY: Ha-ha-ha....
V: Saya bilang gitu.
FY: Hem hem.
V: Saya lagi cari, cari bagaimana masuk ke keluarga dia, kalau bisa.
FY: Hem hem.
V: Kalo dia mau, kita buktiin.
FY: Gitu ya?
V: Gitu, he-eh
FY: Ya coba nanti saya bicarakan deh
V: He-eh jadi kemarin itu saya kontek teman saya si Tina kan, istrinya Firman
FY: Ah Tinah mah gak bisa apa-apa
V: Iya Firman Wijaya
FY: Dia kan, dia gak dia, dia gak deket dia
V: He-eh. Jadi kalo pak Frederick kan udah deket tuh
FY: Heh, percuma
V: Kalo mau
FY: Firman, Firman sebenarnya kan gak diterima itu juga
V: Hemm
FY: Karena kan dia suka, pura-pura kan jadi anak buahnya Maqdir gitu masuknya
V: Oh itu, tapi kenapa dia kenapa mundur?
FY: Saya gak suka sama maqdir
V: Oh bener. Bener. Belagu dia
FY: Iya. Memang enggak suka saya sama dia
V: Gitu?
FY: He-eh
V: Enggak, gini...
FY: Ya coba nanti saya bicarakan deh
V: Kalo bagus, masuk, kan sidang ini kita kerjain dia
FY: He eh he eh
V: Jadi saya bilang bisa sembuh lagi enggak. Sembuh. Pokoknya kita setiap sidang kita bikin dia gila
FY: Gitu ya?
V: He eh. Nanti diperiksa dokter pun, dia jadi gila.
FY: Hmmh
V: Nah gitu
FY: Memang bisa.. bisa begitu? Kamu yakin bisa?


Setelah rekaman selesai diputar, jaksa menanyai Novanto apakah suara tersebut milik Fredrich. Kemudian Novanto mengaku tidak tahu.

"Kami lanjutkan pertanyaan, saksi tadi mengatakan pernah sering komunikasi, mengenal suara ini?" tanya jaksa Takdir.

"Kalau itu saya malah nggak begitu tahu. Kalau telepon kan kumisnya kedengeran," ucap Novanto sambil tertawa.

Novanto mengaku hanya mengingat kumis dan suara Fredrich yang mengamuk. Kemudian jaksa mengonfirmasi apakah Firman yang disebut dan Maqdir yang ada di percakapan itu merupakan kuasa hukum Novanto saat ini, Novanto membenarkannya.

Novanto mengatakan keduanya menggantikan Fredrich menjadi kuasa hukumnya. Kemudian jaksa mencoba mengkonfirmasi siapa yang disebut akan diperiksa dokter menjadi gila, tetapi Novanto tidak tahu.

"Terkait dalam percakapan itu ada, nanti diperiksa dokter jadi gila, apakah dokter disebut saksi mengenal dokter mana?" tanya jaksa.

"Nggak tahu," ucap Novanto.

"Bukan di RS Premier, Medika, atau lainnya?" tanya jaksa.

"Nggak-nggak, saya nggak pernah bicarakan itu," sambung Novanto.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat