Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Politik
Yusril Nilai Ucapan Amien Rais soal Partai Setan Bukan Hate Speech
Senin, 16 April 2018 - 20:55:17 WIB

SULUHRIAU- Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menilai tidak ada unsur ujaran kebencian dalam pernyataan Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais soal 'partai setan'.

Yusril menilai pernyataan itu sebagai hal biasa dalam konteks politik.

"Menurut saya sih tidak (ada unsur ujaran kebencian), hanya mengklasifikasikan dari segi politik saja, dan biasalah orang politik ngomong dengan bahasa -bahasa yang seperti itu. Jadi tidak selalu bahasa politik itu harus dilarikan ke ranah pidana," kata Yusril di gedung KKP, Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Senin (16/4/2018).

Yusril menjawab soal apakah pernyataan 'partai setan' Amien Rais masuk kategori ujaran kebencian atau hate speech.

Yusril mengatakan Amien hanya berupaya mengklasifikasikan partai politik dengan maksud menyindir partai yang dianggap membawa masalah bagi Indonesia. Dia pun mengimbau partai politik yang merasa tersindir lebih baik membantah, bukan melapor ke pihak kepolisian.

"Jadi hanya lebih pada klasifikasi partai yang menurut keyakinan beliau adalah partai yang betul berada di dalam kebenaran dan partai yang mendukung rezim pemerintah yang membawa begitu banyak persoalan bagi bangsa dan negara kita ini," tutur Yusril.

Dia pun membeberkan sejumlah hal yang dianggap menjadi kekhawatiran itu. Mulai dari masalah utang negara hingga soal tenaga kerja asing.

"Dari kekhawatiran kehilangan kemandirian sebagai suatu bangsa, terperangkap pada dominasi asing, khususnya masalah utang luar negeri, masalah tenaga kerja, masalah kemunduran dari segi ekonomi, runtuhnya bisnis dan menengah ke bawah," ucapnya.

"Kalau saya melihat bahwa itu kan tidak spesifik menyebut satu partai politik dan dia berbicara secara umum pada tata yang mendukung rezim. Jadi harus dilihat bahwa ini sebenarnya konteksnya ini adalah jargon-jargon politik. Bisa saja dan menurut saya sih sebenarnya lebih baik menggunakan hak jawab itu lebih dulu, misalnya membantah jawaban Pak Amien. Kami ini bukan setan loh. Kalau yang merasa gitu," lanjut Yusril.

Amien Rais, yang juga Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212, bicara soal 'partai setan' dan 'partai Allah' saat memberi tausiah setelah mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh Berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018).

Akibat ucapannya, Amien Rais pun dipolisikan. Eks Ketua MPR itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Cyber Indonesia dengan tuduhan melakukan ujaran kebencian.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat