Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Politik
Mengapa Partai Demokrat Memilih Mengusung AHY?
Minggu, 18 Maret 2018 - 11:40:37 WIB

SULUHRIAU- Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tampil sebagai sosok muda yang terus diusung Partai Demokrat untuk ikut ambil bagian pada Pilpres 2019. Ada sejumlah alasan rasional mengapa Demokrat yang dinakhodai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memilih mengusung AHY daripada kader lain.

Pengamat politik LIPI Indria Samego mengatakan, dari sisi popularitas dan elektabilitas, AHY termasuk yang tertinggi di antara calon-calon Demokrat lainnya. Hampir semua lembaga survei menempatkan AHY sebagai kandidat cawapres potensial bersama nama-nama besar lainnya seperti Gatot Nurmantyo dan Anies Baswedan.

Dari sisi pengalaman AHY boleh jadi kurang, tetapi elektabilitas dan popularitasnya tinggi. Proses demokrasi pada pilpres, calon dengan tingkat keterpilihan tinggi jauh lebih diuntungkan dibandingkan masalah pengalaman.

Pengamat politik Universitas Paramadina, Djayadi Hanan, juga menyatakan hal senada. Ia menilai AHY diperhitungkan karena elektabilitasnya di berbagai survei cukup kompetitif.

AHY dianggap sebagai tokoh muda yang bisa diharapkan menjadi pemimpin, walaupun memang belum berpengalaman. Bersama Partai Demokrat, AHY punya peluang yang sama besarnya dengan calon lain.

AHY yang merupakan Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Partai Demokrat saat ini coba diusung menjadi cawapres Joko Widodo (Jokowi). Hal itu menguat usai Jokowi membuka Rakernas Partai Demokrat pada Sabtu (10/3) lalu.

Faktor lain yang membuat Demokrat yakin mengusung AHY terkait dengan politik konservatif Jawa-Islam. "Kelihatannya, terus terang saja kalau bicara popularitas itu ya AHY di atas TGB. Yakni masih menurut paham konservatif Jawa-Islam, dan AHY masuk kriteria itu," kata Indria Samego, Sabtu (17/3).

AHY dinilainya memiliki banyak sisi yang lebih banyak memiliki peluang untuk diterima. Baik dari sisi latar belakang keluarganya, latar pendidikannya, kemudian posisi politiknya sebagai orang yang berada di tengah.

Samego mengatakan, AHY bisa meraup suara dari kalangan Islam, Jawa, dan luar Jawa. Posisi AHY juga lebih moderat. "Indonesia luas, suara warga dari Sulawesi sampai Papua juga harus diraih," dia menegaskan. Dengan begitu, AHY akan lebih memiliki peluang yang lebih besar ketimbang calon lain.

Samego mengakui beberapa kali melakukan perbincangan bersama orang-orang dalam lingkaran Partai Demokrat. Mereka memang lebih memprioritaskan AHY ketimbang kader lain. Samego juga tak menutup mata adanya kepentingan politik untuk meneruskan ayahnya yang juga merupakan Ketua Umum Partai Demokrat.

Sumber: Republika.co.id | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat