Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Politik
Pilpres 2019
Gatot hingga Anies Masuk Bursa Capres Alternatif
Minggu, 04 Maret 2018 - 14:13:00 WIB
[Foto dtc]

SULUHRIAU, Jakarta - Pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan masih ada capres alternatif lain di luar Presiden Joko Widodo dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Nama-nama yang disebut adalah mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hendri pun sangsi jika duet Jokowi dan Prabowo bakal terwujud. Menurutnya pendukung Jokowi dan pendukung Prabowo berseberangan.

"Kalau jadi satu Jokowi Prabowo apakah akan menang belum tentu. Fans pro Jokowi kan banyak yang tidak suka Prabowo, kan tidak suka bingung juga. Sama juga fans Prabowo juga berpikir kok begini kan, jadi belum tentu menang Prabowo jadi satu (Jokowi)," tutur Hendri dilansir detikcom, Ahad (4/3/2018).

Hendri kemudian menyebutkan tokoh capres yang layak dipertimbangkan menjadi lawan Jokowi dan Prabowo di 2019, di antaranya mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Gubernur NTB TGB Zainul, eks Ketua KPK Abraham Samad hingga Gubernur DKI Anies Baswedan.

"Sebab bila ini terjadi kemungkinan Jokowi lanjut dua periode sangat besar berbeda bila lawan yang dihadapi Jokowi orang baru seperti Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo, TGB Zainul Majdi, Ahmad Heryawan, Anies Baswedan, Mardani Ali Sera atau bahkan Abraham Samad," lanjut dia.

Saat ini Jokowi didukung lima partai seperti PDIP, NasDem, PPP, NasDem, dan Hanura. Sedangkan Prabowo mendapatkan dukungan dari partai PKS, dan Gerindra.

Sementara itu partai PAN, PKB, Demokrat hingga kini belum mendeklarasikan dukungannya. Namun, PAN yang merupakan partai koalisi pemerintah, diprediksi akan bergabung dengan oposisi. Sementara Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) juga masuk dalam bursa Pilpres 2019.

Menurut Hendri, Prabowo akan memainkan peran berbeda dalam Pilres 2019. Prabowo bisa saja mengusulkan sosok lain untuk melawan Jokowi.

"Prabowo akan memainkan peran yang berbeda Pilpres 2019, nah lagi-lagi kubu Jokowi lawannya Prabowo saja karena sangat mudah dikalahkan karena catatan sudah ada. Makanya ada usaha yang sistematis untuk tetap mendorong Prabowo sebagai lawan Jokowi di 2019," ucap Hendri.

Selain itu, Hendri juga mengatakan Wapres Jusuf Kalla (JK) harus dipertimbangkan dalam pembentukan poros baru. Sebab, simpatisan relawan JK juga sama dengan Jokowi.

"Poros baru yang dipimpin JK bisa saja muncul dan kuat. Sebab JK sebagai petahana juga memiliki sumber daya yang dimiliki Jokowi, jangan sampai tidak dihitung. Nah memang ada upaya keras dari kubu Jokowi supaya JK tidak lepas membentuk poros sendiri atau oposisi. Nah saat ini JK masih konsisten dukung Jokowi tapi politik kan dinamis," kata Hendri

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat