Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Hukrim
Aksi Sodomi 'Semar Mesem' Babeh yang Mengundang Kutukan
Minggu, 07 Januari 2018 - 16:05:47 WIB

SULUHRIAU- Kasus kekerasan seksual terhadap anak-anak terjadi di Kabupaten Tangerang, Banten. Wawan Sutiono alias Babeh (49) diduga telah menyodomi 41 anak.

Akibatnya, guru SD honorer dari Kampung Sakem, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Tangerang itu kini meringkuk di penjara.

Babeh ditangkap pada 20 Desember 2017 setelah polisi menerima laporan dari orangtua salah satu korban. Kemudian satu-satu korban melapor hingga jadi 25 anak. Belakangan bertambah lagi 41 orang dan 29 di antaranya sudah divisum.

Kapolresta Tangerang, Kombes Sabilul Alif mengatakan, pelaku sudah beraksi sejak April 2017. Namun, baru terungkap setelah salah seorang korban memberanikan diri menceritakan tindak kekerasan seksual dialami kepada orangtuanya.

"Dari keterangan pelaku, anak-anak memang sering mendatanginya di gubuk yang didirikannya untuk belajar ajian semar mesem yang bisa mengobati penyakit. Syaratnya mereka harus bayar atau mau disodomi," tuturnya pada Kamis 4 Januari 2018.

Ajian semar mesem adalah semacam mantra pelet pengasih yang dipercaya bisa memikat lawan jenis. Babeh diduga menggunakan modus itu sehingga anak-anak tertarik mempelajarinya. Tapi, mereka harus rela disetubuhi “sang guru”.

"Modus yang dilakukan pelaku dengan cara memberikan janji tipu daya bahwa anak-anak akan diberikan kesaktian, ada yang dijanjikan ilmu kebal, kemampuan untuk menarik perhatian lawan jenis sehingga banyak korban yang tertarik,” kata Kapolda Banten, Brigjen Listyo Sigit Prabowo.

Anak-anak lingkungan sekitarnya berdatangan silih berganti ke gubuk Babeh di lahan persawahan Kampung Jawaringan, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Terlebih tersangka mengaku sebagai ustaz yang bisa mengajarkan anak-anak mengaji.

Menurut Sekretaris Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Tangerang, Nadli Rotun, tersangka memang dikenal rajin mengaji.

“Tiap jumatan jam 10 sudah di masjid, sering bantu bersihin masjid dan suaranya dikenal sangat merdu saat mengaji,” kata dia.

Itulah yang membuat anak-anak tertarik datang kepadanya agar diajarkan mengaji dan diberi ilmu pengasih.

Nadli Rotun mengatakan, korban pelecehan seksual Babeh rata-rata berusia 6 sampai 15 tahun. “Semuanya berjenis kelamin laki-laki. Bahkan ada satu keluarga yang tiga anaknya semua menjadi korban sodomi pelaku," ujarnya.

Sebelum disodomi, biasanya korban diminta menelan butiran besi kecil atau gotri agar proses transfer “ilmu kebal” dari tersangka lebih mudah. Akibatnya, para korban mengalami muntah-muntah dan anus mereka berdarah.

"Tiap anak ini paling sedikit itu disodomi sebanyak tiga kali dan sebanyak itu pula gotri ditelan,” ungkap Nadli Rotun.

Kepada polisi, Babeh mengakui kalau modus itu hanya akal-akalannya saja, “biar saya terlihat betul betul seperti orang yang mempunyai ilmu pemikat dan kebal."

Tindakan Babeh terhadap anak-anak mengundang kutukan dan kecaman dari berbagai pihak.

“Kami kecewa terhadap kasus sodomi yang dilakukan seorang guru terhadap anak-anak,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Yohana Yembise seperti dikutip dari Antara.

“Saya meminta agar aparat penegak hukum memberikan hukuman yang berat sesuai tindakan tersangka," lanjutnya.

Sumber: Okezone.com | Editor: Jandri 




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat