Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Politik
Umumkan Cagub, Mega Tepis Serangan Isu PKI ke Jokowi dan PDIP
Minggu, 07 Januari 2018 - 14:55:58 WIB
Megawati Soekarnoputri

SULUHRIAU- Jakarta- Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri berbicara soal isu PKI di tengah mengumumkan pasangan calon di enam pilgub.

Mega cukup geram karena banyak tuduhan yang dilemparkan kepada pihaknya terkait isu PKI.

"Bapak saya dibilang PKI padahal sudah diberi gelar oleh NU, yang sampai sekarang tidak pernah dicabut," ujar Megawati di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Ahad (7/1/2018).

Dalam kesempatan itu dia bercerita banyak membicarakan hal ini kepada tokoh-tokoh agama seperti dari NU dan Muhammadiyah. Megawati meminta kepada para tokoh tersebut untuk membantu menjernihkan isu-isu tersebut.

"Tolong dibersihkan dong. Sekarang (isunya) turun ke PDIP, PKI. Itu kan singkatan, Partai Komunitas Indonesia. Saya itu partainya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Ideologinya Pancasila," tuturnya.

Megawati menegaskan siap menuntut orang-orang yang menyebut PDIP dan pihaknya sebagai PKI. Dia juga meminta kepada polisi untuk proaktif mencari oknum-oknum penyebar isu tersebut.

"Saya sue lho nanti, pasalnya pencemaran lho. Saya bilang sama pak polisi dua ini, tangkap dong. 'Harus ada yang ngadu bu'. Ya udah saya ngadu," kata Megawati.

Putri proklamator Sukarno itu juga menyebut tudingan soal PKI dilontarkan kepada Presiden Joko Widodo karena berasal dari PDIP. Megawati tampak kesal dan berapi-api ketika membicarakan masalah ini.

"Sampai pak Jokowi pun, kasian lho. (Isu) Jokowi itu PKI, orangtuanya cino. Lha orang saya kenal sama ibunya. Piye lho. Bayangkan lho, dapat begituan terus nggak berharga bapak saya itu," ucapnya.

Megawati lalu meminta kepada para kader PDIP untuk bertindak mana kala ada serangan isu soal PKI. Presiden RI ke-5 itu meminta kepada para lawan politik untuk bermain adil dan mengedepankan etika dalam bertanding, baik dalam pilkada atau pemilu.

"Maka kalau PDIP itu kamu tolong dong, berani! Jelas-jelas namanya beda. Saya sampai geregetan. Siapa sih yang mainin?" tukas Megawati.

"Maka saya katakan politisi, tapi jantan lah, jangan cengeng gitu. Ini republik apa? Republik Indonesia. Untuk apa sih Indonesia," sambungnya.

Megawati lalu kembali menyambung soal Jokowi. Dia menyebut setiap orang yang akan menjadi presiden pasti akan diperiksa terlebih dahulu riwayatnya.

"Presiden itu diperiksa biodatanya, apakah pernah mengikuti hal-hal terlarang. Dari partai bermasalah atau tidak. Dari mana saya tahu? saya juga pernah diperiksa. Jadi berpolitik lah yang bagus," tutup Megawati.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat