Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Hukrim
Penuhi Panggilan Polisi,
Pelapor Sebut Arya Wedakarna Provokator Tolak Ustaz Somad
Kamis, 04 Januari 2018 - 19:22:14 WIB

SULUHRIAU- Pelapor anggota DPD Bali Arya Wedakarna, Ismar Syafrudin, diperiksa polisi atas laporan penolakan Ustaz Abdul Somad di Bali pada Desember 2017.

Kepada polisi, Ismar menjelaskan peran Arya memprovokasi sejumlah warga Bali.

"Panggilan BAP saya sebagai pelapor untuk kasus Bali. Tadi disuruh menerangkan apa masing-masing terlapor, saya jelaskan," kata Ismar setelah diperiksa di gedung KKP, Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2018).

Ismar mengatakan diperiksa selama enam jam. Ismar juga dicecar 27 pertanyaan terkait peran dan kerugian dari tindakan persekusi yang dialami Ustaz Abdul Somad

"Kan di sini ada AWK (Arya) dalam hal ini kita masalahkan soal posting-an dia dan ada dugaan di posting-an dia sehingga orang lain untuk ikut serta melakukan penolakan Ustaz Abdul Somad," ujar Ismar.

Ismar menuturkan Arya mengunggah ulang status Facebook milik Guru Besar Perguruan Silat Sandhi Murti Denpasar I Gusti Agung Ngurah Harta yang menolak Ustaz berdakwah di Bali. Sejumlah warga pun terpancing karena Arya adalah tokoh publik di Bali.

"Jelas bahwa dengan peranan dia sebagai tokoh, dia mem-posting beberapa posting-an yang itu adalah sangat penuh dengan ajaran kebencian. Dia sebagai pemicu. Sebagai provokatorlah," ucap Ismar.

Ismar juga mengungkapkan Sekjen Laskar Bali Ketut Ismaya, Ketua Patriot Garda Nusantara Gus Yadi alias Agus Priyadi, dan anggota perguruan silat Sandhi Murti bernama Arif serta dua orang lainnya, Jemima Mulyandari dan Mockha Jatmika, melakukan tindakan persekusi terhadap Ustaz Abdul Somad.

"Terus Arif itu jelas-jelas mem-posting mengatasnamakan Ngurah Harta sebagai Ketua Sudimurti, ini dia juga melakukan ujaran kebencian, dia langsung menuduh bahwa UAS itu adalah seorang ustaz yang anti-NKRI dan anti-Pancasila dan pendukung khilafah," ucapnya.

"Kemudian sampaikan seperti Jatmika, Gus Yadi, Mulyandari, itu memang pelaku langsung pemaksaan untuk selain membentak-bentak juga memaksa Ustaz Abdul Somad untuk membacakan ikrar empat pilar kebangsaan dan mencium bendera Merah-Putih. Jadi yang dijelaskan satu per satu," ucap Ismar.

Ismar menilai perbuatan para pelaku telah merugikan Islam, terutama yang mengidolakan Ustaz Somad. Selain itu, penolakan itu dianggap dapat memicu perpecahan antaragama.

"Ini sangat berbahaya. Ini bisa memicu perang agama. Kita yakin pasti agama apa pun pasti baik," ucap Ismar.

Arya menanggapi laporan tersebut secara santai dan mengaku biasa saja. DK DPD akan membentuk tim pencari fakta terkait dugaan Arya sebagai provokator penolakan Abdul Somad di Bali. Senator yang populer disebut AWK itu menyatakan akan mengikuti proses DK DPD terhadap dirinya.

"Tentu kita akan berproses di DPD RI dan siap mengikuti langkah selanjutnya," ujar Arya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, terkait tudingan status-status kontroversial berbau SARA di media sosial, Arya menyatakan status-statusnya tidak pernah menyebut nama oknum, kelompok agama, atau komunitas tertentu. Ia menjelaskan niatnya adalah mendapatkan klarifikasi terkait latar belakang terjadinya penolakan.

"Dalam status Facebook saya, saya tidak pernah menyebut nama oknum, kelompok agama, atau komunitas-komunitas. Justru saya meminta klarifikasi ke semua pihak, kenapa ada penolakan?" ucap Arya.

"Sisanya imbauan untuk masyarakat Bali waspada akan bahaya gerakan anti-Pancasila. Bisa jadi itu PKI atau HTI yang sudah dibubarkan atau malah gerakan separatis. Diperiksa saja (media sosialnya), saya tidak pernah menyebut nama oknum atau kelompok," tutur Arya.

Seumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat