Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Hukrim
Penuhi Panggilan Polisi,
Pelapor Sebut Arya Wedakarna Provokator Tolak Ustaz Somad
Kamis, 04 Januari 2018 - 19:22:14 WIB

SULUHRIAU- Pelapor anggota DPD Bali Arya Wedakarna, Ismar Syafrudin, diperiksa polisi atas laporan penolakan Ustaz Abdul Somad di Bali pada Desember 2017.

Kepada polisi, Ismar menjelaskan peran Arya memprovokasi sejumlah warga Bali.

"Panggilan BAP saya sebagai pelapor untuk kasus Bali. Tadi disuruh menerangkan apa masing-masing terlapor, saya jelaskan," kata Ismar setelah diperiksa di gedung KKP, Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2018).

Ismar mengatakan diperiksa selama enam jam. Ismar juga dicecar 27 pertanyaan terkait peran dan kerugian dari tindakan persekusi yang dialami Ustaz Abdul Somad

"Kan di sini ada AWK (Arya) dalam hal ini kita masalahkan soal posting-an dia dan ada dugaan di posting-an dia sehingga orang lain untuk ikut serta melakukan penolakan Ustaz Abdul Somad," ujar Ismar.

Ismar menuturkan Arya mengunggah ulang status Facebook milik Guru Besar Perguruan Silat Sandhi Murti Denpasar I Gusti Agung Ngurah Harta yang menolak Ustaz berdakwah di Bali. Sejumlah warga pun terpancing karena Arya adalah tokoh publik di Bali.

"Jelas bahwa dengan peranan dia sebagai tokoh, dia mem-posting beberapa posting-an yang itu adalah sangat penuh dengan ajaran kebencian. Dia sebagai pemicu. Sebagai provokatorlah," ucap Ismar.

Ismar juga mengungkapkan Sekjen Laskar Bali Ketut Ismaya, Ketua Patriot Garda Nusantara Gus Yadi alias Agus Priyadi, dan anggota perguruan silat Sandhi Murti bernama Arif serta dua orang lainnya, Jemima Mulyandari dan Mockha Jatmika, melakukan tindakan persekusi terhadap Ustaz Abdul Somad.

"Terus Arif itu jelas-jelas mem-posting mengatasnamakan Ngurah Harta sebagai Ketua Sudimurti, ini dia juga melakukan ujaran kebencian, dia langsung menuduh bahwa UAS itu adalah seorang ustaz yang anti-NKRI dan anti-Pancasila dan pendukung khilafah," ucapnya.

"Kemudian sampaikan seperti Jatmika, Gus Yadi, Mulyandari, itu memang pelaku langsung pemaksaan untuk selain membentak-bentak juga memaksa Ustaz Abdul Somad untuk membacakan ikrar empat pilar kebangsaan dan mencium bendera Merah-Putih. Jadi yang dijelaskan satu per satu," ucap Ismar.

Ismar menilai perbuatan para pelaku telah merugikan Islam, terutama yang mengidolakan Ustaz Somad. Selain itu, penolakan itu dianggap dapat memicu perpecahan antaragama.

"Ini sangat berbahaya. Ini bisa memicu perang agama. Kita yakin pasti agama apa pun pasti baik," ucap Ismar.

Arya menanggapi laporan tersebut secara santai dan mengaku biasa saja. DK DPD akan membentuk tim pencari fakta terkait dugaan Arya sebagai provokator penolakan Abdul Somad di Bali. Senator yang populer disebut AWK itu menyatakan akan mengikuti proses DK DPD terhadap dirinya.

"Tentu kita akan berproses di DPD RI dan siap mengikuti langkah selanjutnya," ujar Arya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, terkait tudingan status-status kontroversial berbau SARA di media sosial, Arya menyatakan status-statusnya tidak pernah menyebut nama oknum, kelompok agama, atau komunitas tertentu. Ia menjelaskan niatnya adalah mendapatkan klarifikasi terkait latar belakang terjadinya penolakan.

"Dalam status Facebook saya, saya tidak pernah menyebut nama oknum, kelompok agama, atau komunitas-komunitas. Justru saya meminta klarifikasi ke semua pihak, kenapa ada penolakan?" ucap Arya.

"Sisanya imbauan untuk masyarakat Bali waspada akan bahaya gerakan anti-Pancasila. Bisa jadi itu PKI atau HTI yang sudah dibubarkan atau malah gerakan separatis. Diperiksa saja (media sosialnya), saya tidak pernah menyebut nama oknum atau kelompok," tutur Arya.

Seumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat