Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Implementasi Muatan Lokal Budaya Melayu di Sekolah, Sondi: Sudah Seharusnya!
Senin, 30 Oktober 2017 - 14:27:37 WIB
Sondia Warman

SULUHRIAU, Pekanbaru- Implementasi muatan lokal Budaya Melayu di sekolah-sekolah mendapar dukungan sepenuhnya dari Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Sondia Warman.

Menurut Sondia Warman, justru kalau sekarang baru mulai, dinilai terlambat. Dimana daerah lain, seperti di daerah-daerah Pulau Jawa sudah lama memulai ini.

Namun, demikia tidak ada kata terlambat untuk melakukan suatu hal baik untuk kemajuan terutama pendidikan daerah ini. "Ini tentu kita dukung, sehingga budaya Melayu Melayu ini tetap lekang di tengah arus globalisasi seperti saat ini," ujar Sondia Warman, Senin (29/10/2017).

Ia mengatakan, kalau selama ini mungkin baru hanya setakad arab Melayu dan diterapkan di SD atau pun SMP, ke depan tentunya bisa diterapkan di SMA di Pekanbaru atau Riau ini."Whay not," katanya.

Namun disadari, saat ini mungkin masih terbatas mengenai tenaga pengajar muatan lokal budaya melayu, karena katanya informasi yang akan menjadi muatan lokal itu, selai arab melayu, ada makanan Melayu, adat-istiadat Melayu, permainan Melayu, pakaian Melayu dan musik Melayu. "Ini tentu butuh tenaga pengajar dibidangnya," katanya.

Politisi PAN ini menyarankan agar sekolah dan Disdik Pekanbaru mencarikan solusi sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan guru ini. "Saya kira jika hal ini sudah menjadi komitmen akan bisa dilaksanakan," katanya.

Saat ditanya apa perlu Perda? Sondi mengatakan, sebaiknya ada Pergub atau Perwako terlebih duhulu, menunggu proses pembuatan Perda. Karena Perda butuh waktu dalam pembahasannya. Sementara hal ini tidak harus diulur.

BACAJUGA : Disdik Pekanbaru-LAMR Sepakati Implementasi Muatan Lokal Budaya Melayu


Sementara itu, sebelumnya Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru dan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Menyepakati memasukan salah budaya melayu dalam muatan lokal wajib di SD Pekanbaru dan SMP.

"Kami sepakat agar pelajaran tentang budaya melayu bisa diimplementasikan," kata Kadisdik ekanbaru, Abdul Jamal.

Dikatakannya, referensi pelajaran yang akan diberikan disesuaikan. Pihak Kepala Sekolah akan terlebih dahulu mengikuti pelatihan bersama LAM Riau.

Jadi mata muatan lokal ini kata Jamal, sudah berjalan sejak lama seperti Arab Melayu 2 jam pelajar. Dan lainnya masuk makanan Melayu, adat-istiadat Melayu, permainan Melayu, pakaian Melayu dan musik Melayu.

Sedangkan di SMP juga sudah ada muatan lokal Arab Melayu, namun kedepan tentu akan  masuk, karena sudah ada Pergubnya. [chr]




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat