Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Ekbis
Kecewanya Pelaku Pasar Saham Melihat Ekonomi RI
Selasa, 08 Agustus 2017 - 09:30:27 WIB
Ilustrasi (int)

SULUHRIAU-Jakarta - Pasar saham merespons negatif data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2017 yang tumbuh 5,01%. Angka tersebut tidak sesuai harapan dari pelaku pasar modal.

Respons negatif dari pelaku pasar modal terlihat dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merosot secara tiba-tiba. Pada sesi I perdagangan kemarin, IHSG terus menguat bahkan menyentuh level tertinggi 5.812. Namun di pertengahan sesi II langsung merosot jauh ke zona merah dan berakhir melemah 28,19 poin atau 0,49% ke 5.749.

Menurut Kepala Riset MNC Sekuritas, Edwin Sebayang, pergerakan IHSG tersebut menjadi gambaran kekecewaan pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi Indonesia di kuartal II-2017. Seharusnya dengan adanya Lebaran, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih baik.

"Kami di pasar kecewa dengan pertumbuhan ekonomi yang flat dengan kuartal satu kemarin. Secara historis itu di kuartal II, PDB (Pendapatan Domestik Bruto) harusnya tumbuh apalagi ada hari raya (Lebaran)," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Selasa (8/8/2017).

Pelaku pasar sebenarnya berharap pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2017 berada di level 5,08%-5,1%. Dengan begitu, masih ada kesempatan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintah tahun ini sebesar 5,2%.

Kekecewaan pelaku pasar juga tercermin dari keluarnya dana asing di pasar saham. Kemarin, investor asing melakukan aksi jual dengan catatan net sell Rp 347 miliar.

"Itu jadi semakin confirm mereka (investor asing) keluar karena perlambatan pertumbuhan ekonomi. Enggak heran asing keluar hampir sekitar Rp 23 triliun selama 2 setengah bulan," tambah Edwin.

Pelaku pasar juga kecewa dengan catatan laju konsumsi rumah tangga yang masih melambat. Pada kuartal II-2017, pertumbuhan konsumsi rumah tangga sebesar 4,95%, lebih rendah dibanding kuartal II-2016 sebesar 5,07%. Penurunan konsumsi rumah tangga pun seakan terasa terhadap kinerja keuangan para emiten ritel di semester I-2017 yang sebagian mengalami penurunan.

Sementara Analis First Asia Capital, David Sutyanto, menilai lesunya konsumsi masyarakat sebenarnya juga disebabkan oleh kebijakan dari pemerintah sendiri. Seperti semakin ketatnya kebijakan perpajakan.

"Apalagi barang mewah dinaikkan pajaknya, akhirnya kita kehilangan PDB. Memang ada berbagai situasi yang membuat masyarakat kelas menengah turun," ujarnya.

Selain itu, menurut David, dengan didorongnya penggunaan jaminan kesehatan lewat BPJS Kesehatan kepada seluruh masyarakat, juga mempengaruhi konsumsi rumah tangga terhadap obat-obatan. Tidak hanya itu, dengan dicabutnya subsidi BBM juga turut mempengaruhi konsumsi rumah tangga.

"Memang di satu sisi baik bagi masyarakat karena tidak jadi konsumtif, tapi bagi pertumbuhan ekonomi kita menjadi melambat," imbuhnya.

Sedangkan Kepala Riset Reliance Securities, Robertus Yanuar Hardy, memandang bukan hanya konsumsi rumah tangga yang memprihatinkan, tapi juga konsumsi pemerintah yang justru minus 1,93%. Padahal di kuartal I-2017 tumbuh 2,68%.

"Komponen PDB paling besar itu dari government spending (konsumsi pemerintah) dan consumer spending (konsumsi masyarakat), dua-duanya masih kurang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Yang dapat mendorong di atas 5% itu dari posistifnya neraca perdagangan yang ditopang peningkatan harga komoditas," terangnya.

Kendati begitu, Robertus masih yakin konsumsi pemerintah bisa membaik di semester kedua tahun ini. Hal itu seiring dengan siklus proyek infrastruktur yang tengah menjadi fokus pemerintah.

"Tren peningkatan government spending biasanya terjadi menjelang akhir tahun," tukasnya.

Sumber: DetikFinance | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat