PKL Jl Teratai Enggan Huni Pasar Hegenis, Pemko Ancam Serahkan ke Pedagang Lain
Selasa, 01 Agustus 2017 - 20:54:27 WIB
|
Kabid Pasar Disperindag Pekanbaru T Firdaus
|
SULUHRIAU, Pekanbaru- Upaya agar tidak ada kesan mubazir atas
bangunan pasar hegenis yang dibangun Pemko Pekanbaru, karena PKL Jl
Teratai sekitarnya enggan masuk ke pasar itu, Pemko Pekanbaru berencana
menempatkan pedagang lain ke pasar itu.
Jika dilihat kondisi
bangunan pasar yang terletak sekitar Jl Teratai itu, menyedihkan. Karena
bangunan relatif baru, namun tidak ada penghuni. Bahkan, semula PKL di
Jalan Teratai dan sekitarnya sudah masuk ke sana, sejak beberapa waktu
terakhir ini ditinggalkan.
Pihak Pemko melalui Bidang Pasar
Disperindag Pekanbaru menyatakan 'jengkel' atas keenganan pihak PKL
masuk ke Pasar itu dengan berbagai alasan.Sebab itu, ke depan pihak
Bidang Pasar akan tetap mencari solusi agar pasar yang dibangun melalui
dana negara itu tetap bermafaat.
Kabid Pasar Pasar Disperindag
Pekanbaru, T Firdaus, dikonfirmasi Suluhriau.com Selasa, (1/8/2017)
dengan tegas mengatakan, Pemko tidak akan membiarkan bangunan itu tanpa
manfaat.
Sebab, pihak Pemko sudah berusaha membangun sarana dan
fasilitas pasar ini dengan susah payah demi membantu pedagang, dan di
pasar itu bisa menampung 150 pedagang. Namun pedagang tidak mendukung.
"Kita
sudah berkali-kali menggiring PKL Teratai masuk ke pasar itu, namun
alasan pedagang nggak mau, karena masih ada yang di luar. Dan berbagai
alasan lainnya," kata Firdaus menegaskan.

Frdaus
juga enggan disebut jika sarana dan fasilitas ini tidak dimanfaatkan,
karena berbagai upaya telah dilakukan. Kini bahkan, Pemko melalui Bidang
Pasar kembali menambah sarana di lantai II untuk kuliner. Dan akan
menambahkan kios lagi. Kekurangan-kurangan fasilitas di Pasar itu juga
akan diperbaiki. Karena diakuinya, banyak fasilitas kini di pasar itu
tak berfungsi dan bahkan ada yang rusak dan hilang.
Jika semua
ini selesai, dan PKL yang menyalahi aturan di Jl Teratai itu tak juga
mau masuk, maka Pemko tidak menuntup kemungkinan akan memasukkan
pedagang lain ke pasar tersebut nantinya. Apalagi, ada pihak distributor
barang yang beriminat menempati pasar tersebut.
"Jadi jangan
salahkan Pemko kalau menempatkan pedagang lain disitu, bisa saja itu
kita lakukan. Karena apa yang dibangun Pemko harus ada manfaatnya, kalau
tidak perencanaan nanti dianggap salah. Karena pasar itu dibangun atas
dasar melihat adanya potensi pedagang cukup banyak yang akan menempati,"
katanya.
Dengan demikian kata Firdaus, setelah ditempati
pedagang lain nanti jangan menyesal. "Pedagang jangan hanya menuntut
saja, tapi tak mau menghuninya," katanya.
Dari pantauan ke pasar
itu, sejumlah fasilitas pendukung pasar Higenis yang dibangun 2015 ini,
banyak yang hilang, seperti lampu, mesin air, pintu (rolling door),
tangki air, kabel listrik dan saklar dan jenis fasilitas lainnya ada
yang hilang dan rusak. Hal inipun tidak dibantah Firdaus. [chr]
Komentar Anda :