Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Menko Perekonomian Datang, BEM UR Serukan Tolak Garam Impor
Senin, 31 Juli 2017 - 16:31:46 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pihak Badan Ekeskutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UR) menyerukan penolakan garam impor.

Penolakan ini disampaikan sempena kehadira Menko Perekonomian Darmin Nasution, yang datang ke Pekanbaru dengan agenda mengisi acara seminar nasional kemitraan strategis untuk pengembangan ekonomi kerakyatan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang ditaja Ikatan Sarjana Indonesia (ISEI) di Hotel Pangeran, Senin (31/7/2017).

Usai acara, Presiden Badan Ekeskutif Mahasiswa BEM UR saat itu ingin bertemu Menko Perekonomian Darmin Nasution.

Maksud keinginan mahasiswa berjumpa Menko Perekonomian tersebut, terkait dengan aspirasi untuk menyampaikan penolakan terkait kebijakan pemerintah pusat yang mengimpor garam.

"Jika ada aspirasi kasih aja dengan staf saya," kata Darmin kepada mahasiswa tanpa memberi waktu kepada mahasiswa dengan langsung menutup pintu mobil Alfard bernomor RI 18.

Mahasiswa ingin bertemu membicarakan soal impor garam, yang dinilai tak etis. Karena menurutnya kebijakan impor garam tersebut justru semakin membuat petani menjerit.

"Sebenarnya banyak yang ingin kami sampaikan dengan Menteri. Tapi sepertinya niat baik kami tak dianggap. Soal garam impor inikan harusnya tak terjadi. Kenapa kita negara Indonesia yang akan potensi garam justru malah mengimpor," ujar Presiden BEM UR, Rinaldi Pare-pare bersama sejumlah mahasiswa lainnya.

Selain itu, Rinaldi juga mengkritis sikap pemerintahan pusat yang dipimpin Joko Widodo. Karena dulu berjanji memberlakukan harga bahan bakar sesuai pasaran, tapi gilirian turun malah tak turun-turun.

Begitu juga kebijakan menaikan tarip listrik, juga dipandang terlalu membebani masyarakat, khususnya eknomi menengah ke bawah.

"Apa yang disampaikan menteri tadi dalam seminar, bahwa perekonomian kita baik sangat bertolak belakang. Petani kita sejahtera, pengangguran seperti disampaikan Menteri Tenaga Kerja juga tidak sesuai dengan kenyataan," ujar Rinaldi.

Sayangnya, Menteri tidak menggubris maksud mahasiswa ini dan berlalu meninggalkan mahasiswa. [slt]




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat