Senin, 17 Agustus 2026 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
 
 
☰ Metropolis
SMP Muhammadiyah I Pekanbaru Ganti Peloncoan dengan Forum Ta'aruf Siswa Baru
Selasa, 11 Juli 2017 - 19:53:19 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- SMP Muhammadiyah I Pekanbaru-Riau tidak menerapkan perpeloncoan dalam masa orientasi sekolah (MOS) bagi siswa baru, melainkan menggantinya dengan forum ta'aruf siswa yakni pengenalan lingkungan disekitar sekolah.

Forum Ta'aruf dimaksud meliputi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, cara belajar efektif, memahami aturan sekolah dan tata krama, serta materi Al Islam ke Muhammadiyahan.

Hal itu dijelaskan Kepala SMP Muhammdiyah I Pekanbaru, Firnando di Pekanbaru, Selasa (11/7/2017).
"Terkait hari pertama pelajar SMP mengikuti proses pendidikan tahun ajaran 2017, dan SMP Muhammadiyah tidak menggelar masa perpeloncoan," katanya.

Dikatakan Firnando, sekolah tidak menggelar perpeloncoan untuk memberi kesan yang baik bagi pelajar tentang sekolah mereka sehingga anak-anak menjadi senang dan insya Allah akan membantu mereka belajar dengan baik.

Apalagi sudah ada ketetapan dari Mendikbud Muhadjir Effendy bahwa semua pihak untuk menjadikan sekolah sebagai 'rumah kedua' bagi siswa.

"Kita menggelar MOS harus jauh dari perpeloncoan atau kekerasan, MOS hanya berisi pengenalan lingkungan belajar yang baru dan membangun nasionalisme yakni cinta Tanah Air," tukasnya.

Ia menjelaskan pada tahun 2017 dibuka 7 kelas terdiri atas 4 kelas Binsus (bimbingan khusus) masing-masing dengan jumlah pelajar hanya 30 orang, dengan kelas memiliki alat pendingin (air conditioner), pelajar mendapatkan locker serta proses belajar menggunakan infokus.

Sedangkan untuk kelas reguler sebanyak tiga lokal dengan 32 pelajar saja. Sesuai Permendikbud, pembatasan jumlah pelajar dalam satu lokal itu dilakukan karena SMP Muhammdiyah I Pekanbaru juga telah memperoleh akreditasi A dengan nilai mencapai 96 sejak tahun 2012.

"Tahun 2017 kami sedang menyiapkan usulan evaluasi akreditasi untuk tahun 2018, yang diwajibkan evaluasi akreditasi harus dilakukan sekali dalam lima tahun itu," katanya.

Ia mengatakan, pelajar SMP akan diberikan pengetahuan umum sekaligus selama 10 jam pelajaran agama Islam keMuhammadiyahan, dengan program unggulannya yakni Tahfidz Alquran adalah program menghafal Quran 30 juz.

Pelajar, juga dibekali dengan pengetahuan tentang penyelengaraan jenazah pada kelas sembilan dengan harapan mereka kelak bisa memberikan bantuan pada keluarga dan tetangganya.

"Dengan sistim pendidikan vokasional dari pukul 07.10-16.30, dengan menerapkan kurikulum 13 sejak 2013 itu melalui manejemen pendidikan berbasis sekolah, SMP Muhammadiyah I kini didukung oleh sebanyak 37 orang pendidik diantaranya 8 PNS, 15 guru Yayasan Perserikatan Muhammdiyah dan 10 tenaga kontrak," katanya.

Ia menyebutkan, animo masyarakat menyekolah anaknya ke SMP Muhammadiyah cukup tinggi hingga kini Yayasan Perserikatan Muhammadiyah pun membuka satu satu lokal untuk kelas jauh di Panam dan SMP boarding school di Rumbai dimana siswasnya diasramakan. [rls, jan]




 
Berita Lainnya :
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    02 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    03 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    04 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    05 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    06 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    07 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    08 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    09 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    10 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    11 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    12 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    13 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    14 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    15 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    16 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    17 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    18 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    19 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    20 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    21 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    22 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat