Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Praksitisi Pendidikan Riau: Full Day School Perlu Dievaluasi
Senin, 10 Juli 2017 - 20:50:34 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Praktisi pendidikan dari Universitas Islam Riau (UIR) Sangap Siregar mengatakan, kebijakan full day (sekolah satu hari)sebaiknya dikaji lagi.

Dikatakan, Ful Day School ini ada dampak positif dan negatifnya. Maka, jika kedepan ingin diterapkan juga, sebelum diterapkan sebaiknya dikaji terlebih dahulu. Apalagi jika berdampak pada hilangnya mata pelajaran agama.

Sangap menjelaskan, dalam penerapan sistem Full Day School” ,sisi positifnya untuk memaksimalkan potensi siswa. Namun, dampak negatifnya bisa membuat anak-anak jenuh dalam belajar.

Penerapan sistem full day school harus dikaji secara matang dengan mempertimbangkan dampak positif dan negatifnya. Sebab tujuannya tentunya untuk memajukan dunia pendidikan di Indonesia, apalagi jika durasi mata pelajaran agama dihapus atau dikurangi.

Sangap Siregar yang juga dosen di berbagai perguruan tinggi di Riau ini menjelaskan, dalam psikologi pendidikan, jejang SD merupakan saat yang tepat untu mengajarkan pendidikan akhlak bagi anak, sedangkan pada masa pendidikan menengah baru diberikan pelajaran keahlian dan ilmu pengetahuan.

Namun, khusus program Ful Day yang kerap dkaitkan dengan kebijakan Kemendikbud RI, Mendikbud Muhadjir Effendi telah mengklarifikasi, Mendikbud hanya mengenal program penguatan karakter (PPK), yakni dengan memanfaatkan pusat tiga pendidikan, mulai dari keluarga, lingkungan dan sekolah.

Program PKK, disebut dengan manajmen berbasis sekolah. Dimana menurut menteri, program tiga pusat pendidikan tersebut harus dilaksanakan secara optimal.

"Saya tegaskan, Kementerian Pendidikan tak punya program full day. Guru-guru di Riau jangan ikut-ikutan menyebut istilah full day," kata Mendikbud dalam amanahnya saat memimpin upacara perdana ASN Pemrov Riau pasca libur lebaran pekan lalu.

Dikatakan, istilah full day memang salah satu cara pendidikan membangun karakter yang dilakukan sekolah swasta lainnya seperti ketarunaan dan pesantren. [slt,jas].




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat