Harga Naik, Buah Sawit Trek Dikeluhkan Petani Riau
Senin, 29 Mei 2017 - 16:29:11 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Di tengah harga tandan buah segar (TBS) naik, masa trek (penurunan produksi) dialami, petani sawit mengeluh.
Kini masa trek buah sawit ini masih berlanjut, petani pun terpaksa tidak melakukan pemupukan tanaman sawit mereka karena ketiadaan biaya.
Salah seorang petani kelapa sawit di Siak Sri Indrapura, Riau, Kisno (49), mengatakan, memasuki musim kemarau, lahan sawit mulai kering sehingga hasil panen tidak memuaskan meskipun harga sawit masih di atas Rp1.100 per kilogram untuk wilayah Kabupaten Siak.
Sekretaris Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (Aspekpir) Riau, Karya Muslimat juga mengakui masa trek merupakan momok bagi petani.
Sebab selain panen sawit jauh merosot tajam, sehingga walaupun harga naik, namun tidak ada bantuan bagi petani swadaya, apalagi buah sawit petani swadaya lebih kecil, maka harganya jauh dari pada petani plasma.
Karya menambahkan, muslimat parahnya lagi, terkadang hasil panen sawit petani swadaya ditolak dengan alasan ukuran buah kecil.
Pihaknya berharap agar pabrik kelapa sawit (PKS) tetap dapat menampung hasil petani kebun atau swadaya, karena selain tidak memadai terutama masa trek, juga harganya selalu jauh di bawah harga pabrik. [slt]
Komentar Anda :