" />
 
Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
REI Berpeluang Kembangkan Hunian Alam di Riau
Kamis, 11 Mei 2017 - 15:16:17 WIB
Foto int

SULUHRIAU, Pekanbaru-  Real Estat Indonesia (REI) Riau, berpeluang mengembangkan hunian dengan konsep "be one with nature" atau yang menyatu dengan alam.

Ketua REI Riau, Amran Tambi mengatakan itu merupakan wujud dukungan untuk Pemerintah Provinsi Riau yang kini terus mengembangkan pariwisata demi mangaet wisatawan. Tujuannya agar perekonomian di daerah ini membaik setelah sektor migas tidak lagi bisa diandalkan.

"Target hunian tahun ini adalah 12 ribu, namun saya belum berani menyampaikan berapa realisasinya karena masih ada beberapa hambatan, termasuk soal Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) yang sejauh ini belum juga tuntas," kata Amran Tambi, Kamis (11/5/2017).

Konsep hunian "Be One with Nature", atau menyatu dengan alam sejauh ini telah dikembangkan di sejumlah daerah di Tanah Air, seperti di Bali, Bangdung, dan Sumatera Barat yang memang terkenal sektor pariwisatanya.

Hunian "Be One with Nature" dibangun di tengah-tegah atau di sekitar lokasi objek wisata yang telah didukung dengan infrastruktur yang memudahkan wisatawan untuk berkunjung untuk menikmati alam yang indah.

Bagaimana di Riau?

Tambi menjelaskan, sebenarnya konsep hunian bernuansa alam sangat layak dibangun di berbagai wilayah di Riau, namun itu semua membutuhkan dukungan pemerintah dan tentunya kembali diserahkan pada pengembang atau investor. "Kalau untuk di Kota Pekanbaru, konsep yang hampir mirip sudah ada, yakni Hunian Baliview Luxury," katanya.

Hunian Baliview Luxury adalah sebuah penginapan berkonsep villa hotel, dan bernuansa Bali, satu-satunya di Kota Pekanbaru yang mengangkat tema wisata buatan khas Bali. Namun Hunian Baliview Luxury belum masuk dalam kategori 'Be One with Nature' karena belum menyatu dengan alam yang menjadi objek wisata sesungguhnya.

Untuk diketahui, Riau sesungguhnya memiliki sejumlah objek wisata alam yang luar biasa, seperti Air Terjun Batu Dinding di Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, kemudian Air Terjun Guruh Gemurai yang berlokasi di Kabupaten Kuantan Singingi. Wisata alam lainnya adalah kawasan Air Terjun Aek Martua Lokasinya berada di Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu.

Ada juga objek wisata Pantai Rupat Utara di Kabupaten Bengkalis yang sejauh ini sudah dikenal sebagai alternatif wisata bagi turis lokal.

Dan yang paling anyar karena telah dikenal mancanegara yakni Objek Wisata Bono atau sempat dikenal ombak tujuh hantu, berlokasi di Sungai Kampar lokasinya berada di Desa Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Namun dari sejumlah kawasan potensial wisata di Riau itu, hanya Bono dan Pantai Rupat yang masuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KPSN). [Ant,yas]




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat