Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pendidikan
Berikan Kuliah Umum di UNP,
Panglima TNI Bicara Soal Perpecahan Sudan dan Uni Soviet
Rabu, 05 April 2017 - 21:35:38 WIB

SULUHRIAU, Sumbar- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberi kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP).

Di hadapan ratusan mahasiswa Gatot menyebut adanya ancaman tentang kehancuran negara akibat konflik perebutan energi.

"Apabila Rusia menyerang Ukraina, maka NATO akan menyerang Rusia. Ternyata, Ukraina menghasilkan (minyak) 10 ribu barel per hari. Konflik di dunia itu karena berlatar belakang energi, 70 persen," ucap Gatot kepada peserta kuliah umum di Auditorium UNP, Padang, Rabu (5/3/2017).

Setelah energi habis, Gatot memperkirakan perang akan beralih ke perebutan pangan. Perang dari kawasan Timur Tengah akan berpindah ke negara di kawasan ekuator atau khatulistiwa, salah satunya Indonesia.
 
"Kenapa di ekuator, karena energi sudah habis akan diganti tumbuhan, dan tumbuh-tumbuhan hidup di ekuator," ujar Gatot.

Untuk itu, kata Gatot, Indonesia harus bisa mempertahankan diri. Jangan sampai timbul konflik seperti yang dialami oleh beberapa negara seperti Sudan, dan Uni Soviet saat ini.

"Sudan, karena masalah agama jadi pecah dua negara. Karena ekonomi dan agama Uni Soviet pecah menjadi lima belas negara," ujar Gatot.

Gatot menyebut Indonesia memiliki potensi menjadi negara maju karena pertumbuhan ekonomi beberapa tahun terakhir di atas lima persen. Dia berharap jangan sampai Indonesia terpecah belah akibat konflik.

"Indonesia sebagai Negara dengan pertumbuhan kedua paling optimis setelah China. Dan pada tahun 2050 jika kondisi politik bisa terpelihara maka akan menjadi negara maju nomor empat di dunia mengalahkan Jepang," ucap Gatot.

Gatot mengatakan Indonesia memiliki Pancasila sebagai pegangan. Jika seluruh sila Pancasila dilaksanakan tujuan Indonesia bisa tercapai.

"Apa yang menjadi tujuan nasional di sila ke lima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia bisa tercapai. Ini modal kita sampai saat ini," ucap Gatot.

Selain di UNP, Panglima TNI juga memberi kuliah di UIN Suska Riau. Kepada mahasiswa UNP dan UIN Sultan Syarif Kasim II (Suska) Riau Gatot menitipkan Indonesia. Dia mengatakan mahasiswa adalah masa depan Indonesia. "Saya titipkan bangsa ini kepada mahasiswa-mahasiswa calon pemimpin bangsa," ujar Gatot.

Sumber: detik.com




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat