Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pendidikan
Beri Kuliah Umum di UIN Suska,
Panglima TNI Ingatkan Soal Potensi Kompetensi Global yang Bisa Ancam Bangsa
Rabu, 05 April 2017 - 20:48:24 WIB

SULUHRIAU- Pekabaru- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan kuliah umum di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau, Rabu, (5/4/2017).

Acara ini berlangsung di gedung PKM UIN Suska Panam, diikuti ribuan mahasiswa, civitas academica dan para undangan.

Dalam kuliah umum bertema "Mewujudkan Indonesia Menjadi Bangsa Pemenang" ini , panglima mengingatkan agar waspada terhadap kekuatan kompetensi global. Dimana, Indonesia merupakan sasaran potensial negara-negara yang sudah lama ditargetkan  karena besarnya kekayaan alam yang dimiliki.

"Potensi ancaman itu ada dimana-mana. Kita negara besar dan kaya, makanya kita menjadi target utama," kata Panglima.

Dikatakan, banyak cara untuk menghancurkan negara Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, bahasa dan ragam budaya yang berbeda-beda. Namun dengan kekuatan Pancasila, negara ini masih kokoh berdiri meski dinamika tetap saja ada.

Ia memaparkan beberapa teori, seperti teori Malthus (peak oil theory). Meledaknya pertumbuhan penduduk serta semakin menipisnya persediaan bahan bakar akan menjadi sumber perpecahan di dunia.

Indonesia yang juga memiliki ladang minyak tentu saja menjadi incaran negara-negara besar. Lihat saja Cina ngotot mengawal Laut Cina Selatan dengan membangun pulau-pulau yang tidak berjauhan dengan Natuna yang kaya akan minyak.

Begitu juga Blok Masela di sekitaran Timor Leste. Lokasi yang tidak jauh dari Darwin Australia saat ini sudah ditempatkan ribuan tentara Amerika Serikat lengkap dengan perlengkapan militernya.

Begitu juga Malaysia, negara jiran yang kerap berbenturan dengan Indonesia, tetapi mereka adalah negara persemakmuran yang memiliki perjanjian, apabila diantara mereka diserang maka negara lainnya juga ikut membantu. Yakni, Inggris, Australia, Malaysia, Singapura serta Brunei Darusalam.

Selain itu, ancaman tak kalah besar kata Panglima juga narkoba. Ia mencotohkan, Macau, Hongkong dan Taiwan bisa lepas dari Cina tidak lain dihancurkan melalui narkoba.

"Karena semuanya dihancurkan melalui narkoba. Tidak hanya masyarakatnya, tetapi polisinya, tentara dan pegawai pemerintah menggunakan narkoba. Rusaknya mental inilah menyebabkan Cina lemah ditambah faktor lain," terang Panglima.

Tanam Padi di Siak

Sebelum memberikan kuliah umum, Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo bersama rombongan hadir di Siak Sri Idrapura. Panglima melakukan penanaman perdana padi dan jagung di lahan seluas 5.000 Haktare di Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya. (prt)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat