Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
2 Kapal Perang BUMN Dijual Rp 1,1 T ke Filipina, Bisa Angkut 500 Pasukan dan 20 Tank
Senin, 27 Maret 2017 - 09:20:56 WIB

SULUHRIAU, Jakarta- PT PAL Indonesia (Persero) tengah merampungkan pesanan kedua kapal perang jenis Strategic Sealift Vessel (SSV) pesanan militer Filipina.

Kapal kedua ini rencananya akan dikirim April 2017 mendatang, menyusul kapal pertama yang sudah dikirim Mei 2016 lalu.

Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero), Firmansyah Arifin, mengungkapkan dua kapal pesanan Filipina dihargai sebesar US$ 90 juta atau sekitar Rp 1,1 triliun. Harga tersebut merupakan dua unit kapal perang SSV yang masuk ke dalam satu tender.

"US$ 90 juta 2 unit. Harganya segitu tender internasional sudah ada. Dibungkus jadi satu," jelas Firmansyah dilansir detikFinance, Senin, (27/3/2017).

"Pasti ada harga unitnya ada, tapi waktu itu mereka butuhnya dua. Biasa kan beli dua ada diskon tapi enggak banyak," tambah Firmansyah.

Pada pertengahan April 2017 mendatang, PAL Indonesia akan mengirimkan kapal perang SSV kedua pesanan Filipina. Pengiriman kapal perang melibatkan pelaut asal Indonesia dan juga tentara Filipina.

"Kita ada ikatan pelaut Indonesia, lainnya mereka langsung didampingi oleh tentara mereka sendiri. Mereka ikut berlayar ke sana sambil berlatih," tutur Firmansyah.

Kapal perang SSV buatan Surabaya ini memiliki panjang 123 meter dengan lebar 21,8 meter. Kapal perang SSV ini mampu melesat hingga 16 knot dengan jarak maksimal 9.360 nm.

Kapal ini juga dilengkapi dengan ruangan mewah sekelas president room. Selain itu, untuk tujuan bantuan kemanusiaan, kapal perang SSV ini juga ada kamar operasi.

"Jadi mereka minta dibuatkan ruangan untuk presiden, president room. Kamar operasi, dia bisa lakukan operasi rumah sakit itu loh. Lainnya ruangan untuk tentara pasukan," kata Firmansyah.

Kapal perang ini mampu mengangkut penumpang hingga 500 pasukan militer dan 121 penumpang. Selain itu juga bisa mengangkut angkutan tempur lainnya, seperti tank hingga helikopter.

"Dia punya kapasitas yang Filipina punya 500 pasukan dia bisa angkut, 20 tank tempur dia bisa angkut, 2 helikopter. Sehingga kalau dalam keadaan tidak perang bisa angkut orang truk dan sebagainya," jelasnya.

Selain itu, kapal perang ini juga akan dilengkapi senjata di beberapa sisinya. Sehingga nantinya pihak militer Filipina bisa memasang senjatanya di atas kapal.

"Kemampuannya ini tentunya dia beli tanpa senjata. Dia bisa pasang senjata sendiri," tutur Firmansyah.

Selain untuk digunakan sebagai angkutan perang di laut, kapal perang SSV ini juga bisa digunakan sebagai angkutan untuk bantuan kemanusiaan.

"Ini sifatnya untuk bisa digunakan untuk operasi militer maupun operasi kemanusiaan, misalkan kaya di Indonesia digunakan untuk Aceh waktu kejadian di Aceh, kemudian Air Asia jatuh itu kapal komandonya di situ," tambah Firmansyah. (dtf)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat