Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Metropolis
Pasokan Vaksin Jembrana untuk Sapi di Pekanbaru Masih Terbatas
Rabu, 22 Maret 2017 - 08:54:23 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kasus kematian sapi Bali akibat penyakit jembranan masih terjadi di Pekanbaru. Namun, penyakit ini bakal sulit diatasi, karena masih terbatasnya vaksin jembrana.

Dari catatan Disnas Pertanian melalui Bidang Peternakan, ada sebanyak 134 sapi mati, walaupun tidak semua diserang jembrana, melainkan juga ada serangan parasit darah.

Namun, paling banyak, adalah penyakit jembrana yang khususnya menyerang sapi Bali, dimana sapi ini juga populasi terbanyak di Pekanbaru dari 4.608 populasi sapi, 70 persennya adalah sapi Bali.

Menurut Kasi Hewan dan Kesmavent Dinas Peteranakan Pekanbaru, Herlandra Rabu, (22/3/2017), dilihat dari acaman dan kebutuhan vaksin jembaranan ini, stoknya masih terbatas, artinya bukan tidak ada, tetapi minim dari yang seharusnya.

Coba bayangkan dari lebih kurang 300-an sapi Bali (atau 70 persen dari populasi sapi 4.608) di Pekanbaru, vaksin tersedia 20 kemasan. Isi kemasan tersebut per kemasan 150 ml. Ini bisa digunakan untuk 50 ekor sapi. Produsen vaksin ini juga terbatas, hanya diproduksi Perusahaan Pusfetma Surabaya, dan batas kadaluarsa hanya enam bulan.

Karena satu ekor sapi dibutuhkan vaksin 3 ml. Dalam sistim vaksinasi ini, begitu diovservasi sapi terkena jembarana, lalu di vaksin, kemudian bulan berikutnya juga divaksin, dan kembali divaksin setahun berikutnya. "Kadang untuk sapi jantan, memang karena diperdagangkan kadang tidak sampai tahun berikutnya kita tak vaksin lagi karena sudah dijual peternak, tapi sapi betina yang harus terus dipantau," katanya.

Namun demikian, sejauh ini penanganan jembrana di Pekanbaru sudah dilakukan dengan baik sesuai SOP. "Insya Allah bisa kita atasi, dan kita berharap kematian sapi bisa berkurang," pungkas Herlandra. (krl)





 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat