Kuliner Impor 'Rambah' Pekanbaru, Masyarakat Diminta Selektif
Rabu, 22 Maret 2017 - 08:16:00 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Seiring dengan diberlakukannya era masyarakat ekonomi asean (MEA), salah satu dampanknya, banyak kuliner impor masuk Pekanbaru.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan, warga muslim agar mencek kehalalan kuliner impor tersebut, agar terhindar dari yang tidak halal.
Kuliner asal beberapa negara luar itu bukan hanya masuk di Pekanbaru, melainkan juga ke beberapa daerah strategis lainnya.
Sekretaris MUI Pekanbaru, Hasyim mengatakan, Pekanbaru saat ini seakan menjadi surga kuliner, tidak hanya lokal namun juga impor, sejumlah gerai kuliner yang tidak hanya berasal dari negar-negar asean, tapi negara lain seperti Amerika Serikat dan kuliner dari eropa.
"Warga musim untuk mengecek kehalalan suatu produk karena pertimbangannya masih banyak tempat makan atau gerai serta hotel dan restoran yang belum memiliki sertifikat halal," katanya.
Hasyim mengaku informasi dari MUI Provinsi Riau, khusus di Kota Pekanbaru, masih banyak tempat kuliner tidak mempunyai sertifikat halal.
Sementara Ketua Fatwa MUI Pekanbaru, Akbarizan mengakui pernah bertanya di satu tempat kuliner. Namun, pengelola kuliner menyebutkan semua makanan dan bahan-bahan yang dipakai sudah halal. "Tetapi saya sempat bukti sertifikat halal dari MUI pengelolanya tidak menunjukkan," katanya.
Pemilik usaha juga dihimbau tidak menggunakan makanan yang tidak halal dan tanpa memberikan petunjuk bahwa kuliner diperuntukkan bagi non muslim. (slt)
Komentar Anda :