Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Metropolis
Tuntut Tanah Ulayat, Tokoh Sakai Kandis Sebut Pendemo Catut Suku Sakai
Kamis, 16 Maret 2017 - 10:37:27 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Demo ratusan massa mengatasnamakan Suku Sakai yang menuntut agar PT Ivomas Tunggal mengembalikan tanah uayat 24 ribu hektare ke Kantor Gubri, memunculkan polemik.

Ini setelah Kepala Batin Suku Sakai Kandis Singo Majo, Lijal Rabu (15/3/2017) malam menyampaikan ke publik, bahwa aksi demo ratusan massa yang mengatas namakan dengan Suku Sakai di Kantor Gubernur Riau Rabu siang kemarin, ia sayangkan.

Lijal mengatakan, aksi demo tersebut sama sekali tak melibatkan para bathin-bathin Suku Sakai yang ada di Kandis.

"Saya meminta maaf kepada Gubernur Riau, Bupati Siak, begitu juga Muspika di Kandis. Saya menilai aksi ini memalukan," kata Kepala Bathin Suku Sakai Kandis Singo Majo itu.

Menurutnya, aksi ini sudah diboncengi pihak luar yang mungkin memiliki kepentingan lain soal tuntutan pencaplokan tanah ulayat yang disebut PT Ivo Mas Tunggal sebagai perampas tanah ulayat mereka seluas 24 ribu hektare.

Kepala Batin Suku Sakai Kandis Singo Majo lantas mengulas soal siapa koordinator lapangan (Korlap) bernama Soni alias Dapson. Menurutnya, Soni bukanlah orang Sakai Bathin Kandis. Dimana emaknya orang Sakai Duri, sementara bapaknya asli Kampar.

Lanjutnya, sebagai Ketua Bathin Singomajo Kandis dan pemangku adat Sakai dirinya sangat mengetahui asal-usul tanah ulayat. Namun dirinya tak pernah memintanya apalagi sampai berdemo seperti yang dilakukan di Kantor Gubernur dengan membawa orang tua dan anak kecil.

"Kalau meminta tanah ulayat itu, tentu harus ada Perda-nya dulu. Nah, ini yang saat ini sedang kita upayakan kepada pemerintah. Saya saat ini terus mempelajarinya. Karena sejauh ini baru tanah ulayat Desa Seinama Nenek di Kampar yang telah diperdakan oleh pemerintah. Kalau di Kandis belum pernah," papar Ketua Batin Singomajo Kandis.

Sementara Ketua Himpunan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Sakai Riau (HMPPS-R) Andika Sakai memastikan masyarakat Sakai asli Kandis yang ikut demo hanya sekitar 50 orang.

Andika mempertanyakan pemimpin demo bernama Soni tersebut. Karena itu, seharusnya jika memang Soni mengaku orang Sakai tunjukan dari bathin mana dia berasal. Kemudian disebutkan juga bahwa massa yang dibawanya yang mencapai seratu lebih justru sebagian besar dari luar Kandis.

"Saya minta Dapson itu janganlah membawa nama Sakai," katanya.

Seperti diketahui, para pendemo itu berjalan kaki sejauh 120 km dari Kandis ke Pekanbaru untuk berjumpa Gubernur Riau. Dan akhirnya Gubernur Riau menemui mereka, namun mereka juga belum puas. (mdi,rtc)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat