Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Ekbis
Meyambut Kedatangan Raja Salman
Raja Salman Kaya, Tapi Bagaimana Ekonomi Arab Saudi Saat Ini?
Senin, 27 Februari 2017 - 08:31:43 WIB

SULUHRIAU- Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, melakukan kunjungan ke Indonesia sekaligus liburan di Bali pada akhir bulan ini.

Kedatangan Raja Salman cukup menyita perhatian publik di Indonesia, khususnya karena berbagai barang pribadi yang dibawanya, termasuk eskalator khusus untuk turun dari pesawat.

Menurut Forbes, Raja Salman memiliki harta yang cukup besar, yaitu US$ 17 miliar atau sekitar Rp 226 triliun (kurs Rp 13.300/dolar AS).

Harta ini kebanyakan dihasilkan dari perusahaan minyak juga beberapa perusahaan finansial milik keluarga kerajaan. Selain itu, Raja Salman, juga tetap mendapatkan harta yang cukup banyak ketika dia diangkat sebagai raja menggantikan mendiang kakak tirinya, Abdullah.

Harta Abdullah sebesar US$ 18 miliar kebanyakan diwariskan ke Raja Salman. Namun bagaimana kondisi ekonomi Arab Saudi saat ini?

Pasca anjloknya harga minyak dunia, dari tingkat tertinggi di pertengahan 2014 yaitu di atas US$ 100/barel, menjadi saat ini di kisaran US$ 50/barel, ekonomi Arab Saudi cukup terhantam.

Dilansir detikFinance, pemerintah Arab Saudi terimbas penurunan harga minyak dunia. Karena 70% pendapatan negara tersebut berasal dari penjualan minyak.

Ada beberapa cara yang dilakukan oleh Arab Saudi, salah satunya adalah menjual sebagian saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) miliknya demi mendapatkan dana segar. Arab Saudi memang berencana untuk menjual saham perusahaan minyak besarnya, yaitu Saudi Aramco.

Program reformasi akan dijalankan untuk jangka panjang, targetnya sampai 2030.

Beberapa poin penting dalam program reformasi tersebut antara lain:

Menjual sekitar 5% saham Saudi Aramco, BUMN minyak Arab Saudi yang nilai perusahaannya ditaksir US$ 2,5 triliun atau sekitar Rp 32.500 triliun.
Uang hasil penjualan saham Aramco sebagian digunakan untuk dana investasi ke luar negeri sebanyak US$ 2 triliun.
Sistem visa baru yang memungkinkan orang asing muslim bekerja jangka panjang di Arab Saudi
Diversifikasi ekonomi, mulai dari investasi di tambang mineral dan memproduksi peralatan militer
Mengizinkan wanita untuk bekerja
Negara ini tahun lalu juga melakukan perombakan kabinet besar-besaran. Tujuannya untuk bisa mencapai target perubahan ekonomi, yang tidak mau lagi bergantung pada minyak.

Kondisi harga minyak yang jatuh, membuat anggaran pemerintah Arab Saudi menipis. Penghematan dilakukan di mana-mana dan dampaknya cukup besar.

Awal Mei tahun lalu, perusahaan konstruksi, Saudi Binladin Group, harus menghadapi kenyataan ini, dengan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 50.000 pegawainya. (dtf)




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat