Desember 2016, Kesejahteraan Petani Terdongkrak
Minggu, 15 Januari 2017 - 19:29:01 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Pada akhir 2016, kesejahteraan petani mulai membaik disebabkan niaknya harga komoditas pertanian dan perkebunan khususnya kelapa sawit dan karet.
Ini ditunjukkan nilai tukar petani (ntp) Riau yang mengalami kenaikan 1,6 persen dari November yang hanya 100,62 menjadi 102,23 pada Desember 2016, disebabkan niaknya harga komoditas pertanian dan perkebunan, khususnya kelapa sawit dan karet.
Kepala BPS Riau Aden Gultom menguraikan, kenaikan NTP disebabkan naiknya indeks harga yang diterima petani sebesar 1,49 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani mengalami penurunan 0,11 persen.
Hal tersebut menujukkan kondisi kesejahteraan petani relatif lebih baik dibandingkan dengan beberapa bulan sebelumnya karena anjloknya harga pertanian di pasaran.
Menurutnya, keadaan Desember 2016 tersebut jika dibandingkan dengan tahun 2012 lalu mengalami surplus sebesar 2,23 persen, terutama terjadi pada petani subsektor perikanan dengan ntnp 111,06, subsektor tanaman pangan dengan NTPP 104,03 dan subsektor tanaman perkebunan rakyat atau NTPPR 102,87.
Aden menambahkan, kenaikan NTP di Riau Desember 2016 terjadi pada empat subsektor penyusun NTP yaitu, subsektor tanaman perkebunan rakyat yang mengalami kenaikan NTP 2,30 persen, subsektor tanaman pangan 1,34 persen, subsektor hortikultura 0,98 persen dan subsektor perikanan yang mengalami kenaikan ntp sebesar 0,14, sementara subsektor peternakan mengalami penurunan 0,22 persen. (slt)
Komentar Anda :