Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Dibutuhkan Sinergi Kuat UMKM-PT Tingkatkan Kualitas Persaingan di MEA
Kamis, 15 Desember 2016 - 11:21:48 WIB
Rektor UIR Prof Detri Karya

PEKANBARU, Suluhriau- Sinergi antara usaha mikro, kecil dan menegah (UMKM) bersama perguruan tinggi menjadi salah satu strategi dalam upaya memajukan umkm saat era masyarakat ekonomi asean (MEA).
 
Dinamika ekonomi dunia saat ini menyorot tajam perkembangan pesat yang terjadi di kawasan Asia Tenggara, populasinya di dunia mencapai 8,7 persen dengan volume ekonomi lebih dari USD 2,2 triliun, disisi Indonesia sebagai pemain ekonomi terbesar di asia tenggara dan menjadi satu-satunya negara asean yang mampu menembus sebagai bagian dari G-20 yakni 20 negara terbesar pengendali ekonomi dunia.

Hal itu dikatakan, pengamat ekonomi Internasional dari Universitas Islam Riau, Prof Detri Karya. Menurutnya,  sokongan terbesar ekonomi Indonesia berasal dari sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM), karena populasinya mencapai 99 persen dari total unit usaha di Indonesia, wirausaha sektor UMKM mampu menyerap tenaga kerja hingga 97 persen dari total angkatan kerja yang ada.

Selama ini sektor umkm masih menghadapi banyak tantangan pada sektor sumberdaya manusia, inovasi dan standarisasi kualitas produ, akses pasar, akses modal, inefisiensi dan kelemahan dalam aspek administrasi, sehingga membutuhkan peran perguruan tinggi yang bersinergi dengan pelaku usaha serta pemerintah.

Jika tiga pihak tersebut mampu dioptimalkan, terutama dalam era MEA, maka akan meningkatkan dinamika dan kesinambungan ekonomi negara, maka perlu kontribusi perguruan tinggi bagi umkm karena selama ini menjalankan usahanya secara Otodidak.
 
Detri Karya menambahkan, persaingan yang tinggi di era MEA menuntut adanya inovasi dari pelaku usaha, keteraturan pengelolaan usaha, kepastian dan jaminan hukum, akses permodalan, akses pemasaran dan pemanfaatan teknologi dalam rangka efektivitas dan efisiensi, agar produk umkm bisa bersaing dengan serbuan produk asing di era MEA.

Hal tersebut tidak mungkin dilakukan pemerintah akibat banyaknya keterbatasan, sementara pelaku usaha sulit melakukan kajian bersifat akademis yang bisa membantu memberikan solusi yang dihadapi. (las)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat