Harga Beras di Indonesia Termasuk Mahal di Asean
Minggu, 11 Desember 2016 - 08:13:32 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Disinyalir maraknya penyeludupan beras dari negara tetangga ke Indonesia merupakan akibat harga beras di Indonesia termahal diantara negara produsen beras lainnya di Asean.
Penyaluran beras untuk masyarakat miskin (Raskin) dan operasi pasar (OP) gencar dilakukan badan urusan logistik (Bulog). Namun tetap saja peluang penyeludupan beras terjadi.
Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI) Riau Rizal Furdail menjelaskan, selama ini banyak oknum yang mengambil keuntungan dengan kenaikan harga beras yang terjadi di indonesia dengan memasukkan beras dari negara tetangga yang harganya lebih murah secara ilegal, apalagi harga beras medium di indonesia dalam beberapa tahun terakhir tertinggi di Asean.
Pihaknya meminta pemerintah secara ketat mengawasi daerah-daerah perbatasan yang rawan penyelundupan. Sebab kondisi geografis indonesia yang sangat luas bisa dimanfaatkan oknum tertentu untuk mengeruk keuntungan, apalagi saat ini banyak pihak yang memanfaatkan era masyarakat ekonomi asean (mea) sebagai nefatif dan positik.
Rizal mencontohkan harga beras kelas medium Vietnam hanya sekitar Rp 5.500 per kg, sudah termasuk ongkos kirim ke Indonesia. Sementara harga beras medium grosir di Indonesia saat ini Rp 11.000 sampai Rp 12.000 per kg. Sehingga potensi penyelundupan beras dari Vietnam paling besar.
Meminimalisir terjadinya ilegal, sehubungan dengan era MEA, sudah saatnya pemerintah Indonesia mengkaji penerapan satu harga di Asean, walaupun hal tersebut sulit diwujudkan.
Rizal menambahkan, banyak pelabuhan tikus di wilayah sumatera dan kalimantan yang bisa dimanfaatkan para importer ilegal. (slt)
Komentar Anda :