Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Khawatir, Impor Ilegal Diduga Meningkat Jelang Natal dan Tahun Baru
Selasa, 06 Desember 2016 - 20:18:16 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Disperindag Riau Riau mengkhawatirkan terjadinya peningkatan impor ilegal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang natal dan tahun baru.

Ini juga tidak terlepas kondisi di era masyarakat ekonomi asean (MEA) tengah diberlakukan. Hal itu disampaikan Kadisperindag Riau, Giat Panjaitan, saat rapat koordinasi TPID Riau, di Kantor Perwakilan BI Provinsi Riau, Senin, (6/12/2016).

Pihaknya mengkhawatirkan peningkatkan impor ilegal atau arus barang impor termasuk barang ilegal pada akhir tahun, selain jumlahnya jauh lebih besar dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Dalam dua minggu ke depan atau sepanjang bulan ini merupakan ujian berat, karena menjelang natal dan tahun baru, sehingga peredaran barang ilegal makin marak melalui pelabuhan tikus yang banyak terdapat di Riau.

Menurutnya, pihaknya akan semakin intensif untuk melakukan pengawasan guna meminimalisir peredaran barang ilagal dengan menggandeng lima instansi pemerintahan yakni badan pengawas obat dan makanan (BPOM), badan karantina pertanian (barantan), direktorat jenderal bea dan cukai (DJBC), kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Pertanian.

Kerja sama tersebut untuk mendukung upaya meminimalisir masuknya produk-produk ilegal ke Indonesia, khususnya yang menyangkut pengawasan barang baik di perbatasan tempat pemasukan dan pengeluaran barang serta pasar.

Giat Panjaitan mengungkapkan pengawasan tersebut guna melindungi konsumsi dalam negeri yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia dan masyarakat dilindungi dari penggunaan atau pengonsumsian produk yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan, kebersihan dan keamanan lingkungan (K3L).

Alasan lain adalah pemerintah memberikan perhatian pada impor terutama barang ilegal kepada konsumen terutama setelah terbukanya pasar bebas masyarakat ekonomi asean 2015 yang secara otomatis jumlah peredaran barang impor diprediksi semakin marak. (slt)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat