Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Pendidikan Gratis di Sekolah Negeri Makin Terasa Sulit Terwujud di Pekanbaru
Minggu, 06 November 2016 - 16:21:40 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Biaya pendidikan gratis secara merata makin sulit diwujudkan di Pekanbaru. Sebab, sampai sekarang, tidak ada sekolah bebas dari biaya berbagai hal terutama di seki

Bahkan, katanya tidak ada SPP untuk sekolah negeri, ternyata masih saja sekolah mungut semaam SPP setiap bulan, kendati pihak sekolah 'berdalih' itu bukan SPP, ini terutama terjadi di SMAN.

Hal itu dilontarkan Dosen UIR Rahyunir Rauf berbinang dengan media ini. Menurutnya,  untuk meningkatkan mutu dan memotivasi pendidikan tersebut memang membutuhkan dana yang cukup besar.
   
Itu semua tidak bisa diharapkan dari pemerintah semata, justru di negara maju sekalipun tidak serta merta gartis secara utuh. Tapi pada bagian-bagian lain tetap dikenakan biaya, hanya saja diterapkan dengan sistem subsidi.
   
Apalagi bicara soal pendidikan yang dikelola swasta, akan sulit profesional  dan bermutu jika tidak ada bantuan biaya dari orang tua siswa, senerapa besar kesanggupan pemerintah dalam membantu pendidikan swasta untuk tetap eksis dan bermutu seperti yang ada sekarang.
   
Sementara itu, Martius Busti, salah seorang mantan guru STM Muhammadiyah Pekanbaru, Sabtu, (5/11/2016) mengatakan, sekolah swasta pada umumnya hidup dengan peran serta orang tua, sangat berbaguntung pada jumlah siswa yang sekolah dipendidikan yang dikelola yayasan.
   
Menurut Martius, yang bisa dilakukan dengan kondisi keuangan daerah dan negara saat ini hanya dengan pendidikan murah dengan subsidi silang, terutama pada sekolah negeri, walaupun juga ada diterapkan di sekolah swasta.
   
Pendidikan gratis sangat sulit menolong dan memotvasi pendidikan swasta untuk maju, justru akan bisa memicu kebankrutan lembaga pendidikan  swasta itu.

"Jangan dikira pendidikan gartis yang dipukul rata sebagai solusi meningkat pelayanan pendidikan dengan kondisi saat ini, sebab masalah dunia pendidikan bukan masalah daerah saja, tetapi masalah bangsa ini," kata mantan anggota DPRD Pekanbaru.
   
Untuk itu, adanya statemen pihak tertentu yang akan mengratis pendidikan menurutnya hanya cita-cita, dan suatu yang akan sulit diwujudkan. Masalah sekarang, pembangunan pendidikan tidak bisa dengan tataran statemen saja, tapi kondisi ril yang bisa dinikmati masyarakat.
   
Sementara itu, para orangtua yang menyekolahkan anaknya terutama di sekolah negeri kerap mengeluh, terkait biaya yang dipungut pihak. Memang dalihnya bukan SPP tetapi sama saja, karena bayar juga tiap bulan. "Lalu dana apa itu," ujar seorang orangtua anaknya sekolah di SMAN. (yas)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat