Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Metropolis
Blanko e-KTP Dicetak Lagi, Chip Dipesan dari Luar Negeri
Rabu, 19 Oktober 2016 - 13:24:33 WIB

JAKARTA, Suluhriau- Proses perekaman dan pencetakan e-KTP masih berlangsung untuk beberapa daerah yang belum selesai.

Namun Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengabarkan bahwa blanko e-KTP untuk persediaan di pusat sudah habis.

Kemendagri perlu mencetak lagi blanko e-KTP itu untuk memenuhi ketersediaan di kabupaten/kota yang belum selesai prosesnya. Namun untuk chip e-KTP perlu dipesan dari luar negeri.

"Yang sudah habis adalah blanko di pusat karena sudah didistribusikan semua ke daerah. Saat ini di dinas dukcapil kabupaten kota memang sudah ada yang habis, ada yang tinggal sedikit dan masih ada yang masih punya banyak blanko," ucap Mendagri Tjahjo Kumolo dalam keterangannya, Rabu (19/10/2016).

Tjahjo berdasarkan laporan Dirjen Dukcapil, mengatakan total blanko yang masih beredar di daerah yaitu sebanyak 2.963.477 lembar. Kondisinya berbeda-beda tiap daerah.

"Saat ini di pusat sedang proses lelang diharapkan pertengahan November, blanko di pusat sudah tersedia kembali dan segera didistribusikan," ujarnya.

Menurut Tjahjo, proses pencetakan blanko e-KTP tidak bisa cepat, karena harus menggunakan chip di dalamnya. Sementara di Indonesia sampai sekarang belum ada perusahaan yang bisa memproses atau mencetak blanko dengan chip itu.

Karena itu perlu memesan chip dari luar negeri dan nanti proses pencetakan blanko e-KTP dilakukan oleh pemenang lelang di Indonesia. "(chipnya) Masih dicetak di luar negeri," ucap Tjahjo.

Sebelumnya Tjahjo mengatakan dari 254 juta penduduk yang wajib mempunyai KTP, seharusnya sudah mendekati 183 juta penduduk yang ber-KTP. Pada awal 2016, masih ada lebih kurang 22 juta penduduk belum merekam data. Kini angkanya sudah mulai menyusut.

"Per hari ini dari 22 juta sudah menyusut tinggal lebih kurang 9 juta penduduk yang belum merekam data dengan baik. Kita harapkan paling lambat pertengahan tahun depan yang 9 juta ini sudah rekam datanya," kata Tjahjo pada acara 'Rapat Koordinasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2016' di Hotel Inna Garuda, Jl Malioboro, Yogyakarta, Rabu (12/10/2016) malam. (dtc)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat