Tantangan MEA, Penyuluh Pertanian Riau Dibekali Upaya Peningkatan Mutu
Minggu, 16 Oktober 2016 - 19:18:12 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) menjadi tantangan khusus bagi petani di Indonesia, termasuk di Riau.
Untuk itu, kemampuan petani dan para penyuluh terus ditingkatkan, terutama peningkatan produktivitas dan mutu komoditas padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabai dan sapi potong.
Penyuluh Pertanian Madya, Bakorluh Provinsi Riau, Ismedi Utomo mengatakan, penerapan perdagangan bebas yang dilakukan di berbagai lini, berimbas juga pada sektor pertanian, terutama pertanian tanaman pangan dan sejenisnya.
Saat diberlakukan MEA, semua negara di asean akan bebas melakukan perdagangan, termasuk di dalamnya bebas melakukan pertukaran pekerjaan.
Saat ini banyak pekerja sektor pertanian yang menjadi anggota asean belajar bahasa Indonesia agar dapat bersaing dalam berbagai bidang pertanian, terutama tanaman pangan, perikanan dan perkebunan, bahkan sejak 10 tahun lalu.
Mereka mempersiapkan diri agar dapat berbaur dengan masyarakat asean yang semakin terbuka dan maju.
Ismedi Utomo mengatakan, banyak pekerja sektor pertanian, umumnya berasal dari negara-negara agraris yang mirip dengan Indonesia, seperti Thailand, Myanmar, Vietnam, Malaysia dan Singapura, sehingga kemiripan agraris tersebut menjadi peluang bagi mereka untuk bersaing.
Sehingga penting pelatihan bagi penyuluh pertanian agar dapat mendampingi para petani, apalagi teknologi bidang pertanian semakin maju dan memerlukan pendampingan untuk mengawal keberhasilan swasembada pangan. (alt)
Komentar Anda :