Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Metropolis
Bantah Ulur Waktu Pendaftaran
Wabup: Sistem e-MTQ Tingkat Provinsi Riau ke-35 Kaku
Senin, 10 Oktober 2016 - 17:40:55 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Wakil Bupati Kabupaten Kepualauan Meranti H Said Hasyim bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Kepulauan Meranti, menegaskan sangat mendukung penerapan sistem pendaftaran Online MTQ Provinsi Riau Ke-XXXV Pekanbaru 2016.

Namun yang disayangkan sistem ini justru menjegal Qori berpotensi Riau asli Meranti diajang MTQ Provinsi Riau.

Untuk itu, Wakil Bupati dan LPTQ Meranti berharap, sistem yang diterapkan dapat dievaluasi dan tidak terlalu kaku, sehingga aset Riau dalam bidang baca, hafal, tulis Al-Quran ini tidak tersia-siakan.

"Kita sangat setuju dengan penerapan sistem Online ini dengan tujuan untuk menghindari terjadinya Qori carteran dari luar Provinsi Riau, namun yang disayangkan, kekakuan sistem ini justru keluar dari tujuan utamanya dan menjegal Qori dan Qoriah Meranti yang nota bene merupakan anak-anak asli Meranti (Watan)," ujar Wakil Bupati didampingi Ketua LPTQ Meranti H. T. Akhrial dan Sekjend. Drs. Zulkhairil, Senin (10/10/2016).

Seperti diketahui, sebanyak 6 Qori dan Qoriah asli Meranti dianulir oleh panitia MTQ Provinsi Riau Ke-XXXV Pekanbaru 2016, alasan yang diutarakan panitia kepada pihak LPTQ Meranti keenam peserta ini karena tersandung masalah administrasi, mereka adalah Mufaisal Peserta Cabang Hafiz 20 Juz Putra, Arlina Cabang Kiraat Putri, Sri Rahayu Cabang Tahfiz 20 Juz, M. Safwan Saputra Cabang Tilawah Anak-Anak, Siti Nuraini Cabang Tilawah Anak-Anak, serta Abdul Rahim.

Inilah kemudian yang memicu mundurnya Khafilah MTQ Meranti dari ajang pertandingan uji kebolehan baca Al- Quran tingkat Provinsi tersebut. Wakil Bupati dan pihak LPTQ Kabupaten Meranti kecewa karena yang didiskwalifikasi merupakan anak watan asli Meranti. "Jika benar peserta bajakan mungkin kita maklum, namun inikan tidak, mereka anak-anak asli Merati, silahkan cek keluarganya bahkan makam nenek moyangnyapun ada di Meranti, sangat disayangkan hanya masalah administrasi saja mereka terpaksa di diskwalifikasi," papar H. Said Hasyim.

"Yang tidak bisa kita terima itu, anak kita tidak ada yang carteran, kita berani garansi 100 persen merupakan anak tempatan dan telah kita latih bertahun-tahun, ada memang yang baru pindah namun sebelumnya sudah bertahun-tahun di Meranti," jelas Wabup lagi yang mengaku masih mengingat penjelasan Gubernur terkait penerapan sistem pendaftaran Online ini, yang bertujan untuk menghindari adanya peserta bajakan dari luar daerah.

Akibat diskwalifikasi itu Wabup menilai sangat merugikan Riau dan parahnya cukup menghantam psikologi anak yang sedang bersemangat menggali potensi diri dibidang baca dan hafalan Al-Quran.

"Mereka inikan aset Riau, apalagi diantaranya Hafiz 20 Juz yang sangat susah dicari, harusnya panitia jangan terlalu kaku dan bisa memikirkan juga psikologi anak,"ungkapnya lagi.

Kedepan Wabup dan pihak LPTQ terus berbenah memperbaiki segala kekurangan, namun pembenahan itu juga tergantung dari kesiapan sistem elektnik pembuatan E-KTP yang ada di Meranti, apalagi para Qori dan Qoriah terbaik Meranti ini banyak yang beasal dari Desa seberang yang serba keterbatasan baik listrik maupun akses elektronik.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua LPTQ Meranti H. T. Akhrial melalui Sekjend. LPTQ Drs. Zulkhairil, dirinya sangat menyayangjan sistem pendaftaran Online kali ini justru mendiskwalifikasi anak asli Meranti. "Kami sangat menyangkan peserta asli Meranti terkena diskwalfikasi, padahal semangat dari penerapan sistem Online ini adalah untuk mengawal adanya peserta dari luar Riau, namun dalam kasus ini, sistem justru menjustifikasi dan menjadi hakim baru yang menentukan secara mutlak layak tidak layak peserta, padahal pada prinsipnya, kami yang paling mengetahui dan mengerti terkait identitas peserta yang diikutsertakan, baik secara ekonomi, pendidikan maupun keluarganya," jelas Zulkhairil.

Seperti yang terjadi pada Arlina yang hanya memiliki KK Desa Ketapang tetapi tidak punya E-KTP meski sudah mengantongi surat keterangan dari Distarduk Meranti namun tetap dianggap tidak lengkap oleh sistem dan panitia. Dan Sri Rahayu Lestari Putri dari Cabang Kiraat yang tidak ditemukan NISN nya, padahal sebelumnya Sri pernah lolos sebagai wakil Meranti untuk Riau diajang MTQ Tingkat Nasional di NTB beberapa waktu lalu.

Dan terkait kasus diskwalifikasi peserta Meranti karena tidak adanya E-KTP, berkas kurang lengkap dan alasan Non Teknis lainnya, Zulkahiril menilai harusnya LPTQ Provinsi Riau selaku lembaga semi Pemerintah dapat memberikan kemudahan, dengan meloloskan peserta bersangkutan jika perlu membantu atau memediasi agar peserta dapat melengkapi syarat seperti membuatkan E-KTP maupun administrasi lainnya karena bagaimanapun, jika mereka terjaring dan terpilih mewakili Riau dtingkat Nasional dan berhasil mengukir prestasi gemilang yang bangga adalah Riau sendiri.

"Tak bisa dipungkiri, Qori dan Qoriah berpotensi itu banyak yang berasal dari kampung-kampung, mereka banyak yang tak mengantongi E-KTP, dokumen administrasi diri tak lengkap bahkan meski orangnya sama kadang beda data, termasuk juga jauhnya jarak tempuh dari Selatpanjang ketempat peserta berasangkutan berdomisili, inilah yang kami perjuangkan untuk melengkapinya sehingga peserta bisa bertanding,"jelas Zul.

Pada kesempatan itu, pihak LPTQ Kabupaten Meranti juga membantah pernyataan tim seleksi MTQ Provinsi Riau Ke-XXXV Pekanbaru 2016, yang menuding LPTQ Meranti sengaja mengulur wakt




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat