Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Perdana Dilakukan Bupati dan Forkopinda
Tanam Cetak Sawah di lahan Seluas 950 Hektare di Meranti Dilakukan
Selasa, 27 September 2016 - 19:11:29 WIB

SELATPAJANG, Suluhriau- Bupati Meranti, Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan MSi bersama Forkopimda, melakukan penanaman perdana cetak sawah Provinsi Riau seluas 920 Ha di Kabupaten Meranti.

Penanaman padi dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Pangdam I Bukit Barisan, dipusatkan di Desa Topang Kecamatan Rangsang, Selasa (27/9/2016).

Turut hadir dalam kegiatan itu, Mewakili Pangdam I BB Kasi Intel Korem 031 WB Kol. Kav. Erwan, Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan, Ka. Opssus Padi Jagung Kedelai (Pajale) Kementerian Pertanian Drs. Ruswansi MM, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau H. Patrianov, Dandim 0303 Letkol. April H, Kapolres Meranti AKBP. Barliansyah, Kepala Dinas Pertanian Meranti Julian Norwis, Kepala Dinas/Badan/Bagian/Camat dilingkungan Pemkab. Meranti, Kepala Desa, penyuluh dan lainnya.

Drs. Ruswandi MM selaku penanggung jawab Opsus (Pajale) Provinsi Riau mengungkapkan, program pencetakan sawah baru merupakan program dari Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Pangdam I BB dalam rangka mencukupi kebutuhan pangan Nasional, di Provinsi Riau sendiri dipusatkan di Kabupaten Meranti. Melalui bantuan benih, pupuk dan sarana olah tanah oleh Kementerian ini diharapkan dapat mendongkrak produksi pangan nasional menuju swasembada dan mensukseskan roadmap Kementerian Pertanian 2045 menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan Asia.

Melalui kegiatan ini Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Irwan mengucapkan apresiasi kepada pihak Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Pangdam I Bukit Barisan dan jajaran, Kades dan masyarakat dilapangan yang telah berhasil menyulap lahan marginal menjadi lahan pertanian yang menjanjikan. "Semoga usaha yang dilakukan mampu memberikan penghidupan kepada masyarakat Meranti khususnya Desa Topang," ujar Irwan.

Dengan telah berjalannya program cetak sawah ini, Bupati berpesan kepada masyarakat untuk menjaga dan mensukseskan program nasional tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan dan memperluas lahan pertanian dengan memanfaatkan lahan tidur yang selama ini dibiarkan ditumbuhi rumput dan ilalang. "Kepada masyarakat untuk tahun-tahun yang akan datang manfaatkanlah lahan marginal, bukan hanya padi tetapi dapat ditanami dengan tanaman pangan lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi, dengan begitu kebutuhan pangan meranti yang sebagian besar diimpor dari daerah lain dapat terpenuhi," jelas Bupati.

"Apalagi ketika supply tersendat harga bahan pokok menjadi mahal, alangkah lebih baik jika lahan tidur yang banyak di Meranti ditanami sehingga tidak perlu impor lagi," paparnya lagi.

Akhir kata Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban, karena tanpa kondusifitas semua program yang dilaksanakan tidak akan sukses.

"mari bersatu padu mulai dari pemerintah Kabupaten hingga Desa, yang didukung kepolisian  bergandeng tangan mencibtakan kondusifitas sehingga apa yang dicita-citakan yakni lingkungan yang aman, nyaman dan masyarakat sejahtera dapat terwujud," ujarnya.

Sementara Pangdam I Bukit Barisan melalui Kasi Intel Korem 031 WB Kolonel Kav. Erwan, berpesan akan mendukung program pemerintah pusat dalam upaya mengembalikan kejayaan Indonesia yang terkenal dengan agraris dimana negara dan rakyatnya adalah petani. "Kita yang dulunya terkenal sebagai negara agraris kini beras saja masih disuapi, dibeli dari negara lain, kita belum mampu mandiri dalam bidang pertanian, untuk itu melalui program ini kita harus bisa makan dengan tangan sendiri karena bertani merupakan jati diri Indonesia sebagai negara agraris," jelasnya.

Pangdam juga mengajak momen tanam perdana cetak sawah ini dijadikan momentum dan evaluasi serta motivasi bagi petugas dan petani untuk lebih bersemangat bertani. Dan TNI akan terus membantu serta mendampingi. Selain itu petani harus bisa mengembangkan lahan pertaniannya dengan serius dan berfikir maju. "Kepada petani mari kembangkan lahan pertanian yang ada, berfikir serius meningkatkan produktifitas selaras dengan perkembangan teknologi pertanian,"ujarnya lagi.

Dari informasi Letkol. April H selaku penanggung jawab operasi cetak sawah di Kabupaten Meranti menjelaskan, keberhasilan cetak sawah di beberapa Kecamatan dan Desa yang dilakukan Babinsa, PPL dan masyarakat setempat hampir mencapai 100 persen, dengan jumlah total seluas 950 Ha.

Rincian di Desa (Ds) Melai 92 Ha, Ds B Maju 100 Ha, Ds Segomeng 50 Ha, Ds Mayang Sari 79 Ha, Ds Tanjung Bunga 25 Ha, Ds Lukit 25 Ha, Ds Mekar Baru 50 Ha, Ds Anak Setatah 50 Ha, Ds Repan 25 Ha, Ds Penyagun 50 Ha, Ds Teluk Samak 100 Ha, Ds Sungai Tohor 50 Ha, Ds Teluk Buntal 120 Ha, Ds Topang 34 Ha. (raf)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat