Cuaca Panas, Petani Cabe dan Bawang di Riau Takut Menanam
Jumat, 19 Agustus 2016 - 20:02:41 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Kondisi cuaca yang panas di Provinsi Riau membuat petani cabai dan bawang takut melakukan penanaman, padahal sudah memasuki musim tanam.
Dengan cuaca yang cukup ekstrem akan mengganggu tanaman yang memasuki masa tanam
pada bulan September mendatang seperti cabe dan bawang.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau, Hardison menjelaskan, dengan kondisi cuaca yang tidak menentu tersebut dikhawatirkan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman cabe dan bawang tidak maksimal.
Petani menjadi khawatir dan ragu-ragu ketika akan memulai musim tanam dengan kondisi cuaca seperti saat ini dipastikan sangat menentukan bagi komoditas yang peka kekurangan air atau kelebihan air seperti bawang dan cabe. Sebab tanaman tersebut akan memasuki musim tanam di bulan September mendatang.
Meski petani memiliki sumur bor, namun mereka khawatirkan akan merugi jika tidak turun hujan, karena tanaman tersebut membutuhkan penyiraman minimal dua hari sekali.
Ia juga menyebutkan kegiatan tanam cabai yang dilaksanakan bulan september diprediksi memasuki musim panen Desember, sebagai satu langkah penanaman diluar musim dan juga
merupakan langkah taktis menekan sekaligus mengurangi salah satu pemicu tingginya angka
inflasi.
Hardison menambahkan, selama ini komoditi cabai memiliki kontribusi terhadap tingginya angka inflasi, karena belum meratanya pasokan sehingga berimbas langsung pada mahalnya harga jual cabe di pasaran.
Tanaman cabe dan bawang yang akan ditanam di provinsi riau mencapai puluhan hingga ratusan hektare yang penanamannya mendapatkan anggaran dari APBN. (ran)
Komentar Anda :