Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Metropolis
Dulu Proyek CCTv Pernah Polemik
Pemko Pekanbaru Rencanakan Pasang 1.000 CCTv di Perkantoran
Minggu, 14 Agustus 2016 - 18:03:46 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Pemko Pekanbaru merencanakan mamsang 1.000 kamera pemantau atau Closed Circuit Television (CCTv) di perkantoran Pemko.

Upaya ini disebut sebagai penunjang Smart City dalam bidang keamanan. Kepala Badan Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian  tidak menampik hal itu.
Kami usulkan CCTv yang terpasang di titik rawan di kota ini dan akan terintegrasi pengawasannya di Satpol PP. Akan disediakan ruangan monitor," katanya.

Mengingat anggaran pengadaan CCTv ini katanya  cukup mahal,  maka akan dilakukan secara bertahap. Ada beberapa titik menurutnya yang perlu dipasang CCTv seperti, Komplek Kantor Walikota Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman, Perkantoran Pemko di Jalan Parit Indah dan Kantor Dinas Pariwisata di Jalan Arifin Achmad.

"Jika usulanini diterima akan membuat sistem pengawasan satu pintu seperti yang sudah diterapkan Pemerintah Kota Surabaya,"katanya.

Sementara itu, sebelumnya Walikota Pekanbaru Firdaus, MT mengatakan, sudah merencanakan penganggaran pengadaan bagi 1.000 CCTv yakni pada Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2016 Pekanbaru.

Ia menyadari sarana ini penting untuk sebuah kota yang maju. Kota yang Smart City katanya salah satu indikatornya miliki CCTv.

Di sisi lain, jika dirunut beberapa tahun lalu, pada tahun 2007 Pemko Pekanbaru sudah pernah memasang 56 titik CCTv di kota ini lengkap dengan Automatic Control Traffic Sistem, (ACTS).

Proyek ini sempat menjadi polemik, disamping anggaran besar pemanfaatannya dinilai masyarakat masih kurang efektif. Proyek ini leading sektornya waktu itu Melalui Dishub Pekanbaru. Pagu proyek tersebut sekitar Rp9,33 miliar untuk 56 titik CCTV dan inklud dengan ACTS serta relokasi traffic light.

Walikota Pekanbaru juga mengakui dulu Pekanbaru pernah dilengkapi CCTv, walau hanya di beberapa titik saja. Terakhir bisa berfungsi tahun 2011. Sejak itu tidak ada lagi pengadaan, baik oleh Provinsi Riau maupun Kota Pekanbaru.

Siapkan SDM

Menyikapi rencana CCTv ini, Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Amriel mengatakan, perlu mempersiapkan terlebih dahulu sumber daya manusia (SDM) yang menangani sistem itu.

Untuk menganggar suatu program kegiatan pada dasarnya tidak begitu sulit. Namun, setelah program itu diaplikasikan, kadang kurang berjalan optimal, karena terbentur persoalan SDM yang belum siap menanganinya.
   
Apakah Pemko sudah memikirkan bagaimana kelangsungan program itu di lapangan nantinya. Jangan sampai program itu sudah ada, tetapi ilmu teknologi pengeoperasiannya pada pihak lain.

Amriel memahami perlunya sistem ini, dengan keterbatasa petugas lapangan terutama terkait pemantauan tindak kejahatan di kantor, atau ditempat lainnya seperi di jalan. "Tapi jangan alat sudah disediakan program tidak jalan," katanya. (yas)




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat