Harga dan Pembebasan Tanah Berimbas Buruknya Kualitas Rumah Subsidi
Selasa, 09 Agustus 2016 - 19:40:11 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Buruknya kualitas rumah subsidi, selain pembatasan harga yang ditetapkan pemerintah juga akibat mahalnya harga tanah, sehingga pengembang terpaksa menekan biaya pada konsumen.
Pengembang tidak mau rugi, solusinya terpaksa menekan biaya lainnya sehinggaberimbas kepada konsumen untuk meneruskan kerja pengembang yang tidak tuntas.
Ketua DPD REI Provinsi Riau, A Tambi mengaku, konsumen pada dasarnya tidak ingin membeli rumah dengan kualitas seadanya, namun karena berkategori masyarakat berpenghasilan rendah (mbr) maka tidak punya pilihan lain.
Rumah subsidi dengan harga kurang dari Rp 150 juta dianggap pemerintah sudah terjangkau mbr meskipun kualitasnya tidak terlalu bagus.
Rumah yang harga jualnya dipatok pemerintah, tapi disisi lain harga bangunan dan tanah tidak bisa dipatok, lebih ekstrem lagi harga tanah susah diprediksi, sehingga pengembang membangun rumah dengan memenuhi standar MBR.
Tambi menambahkan, subsidi yang dibangun harusnya memenuhi standar baku seperti ketersediaan air dan listrik sehingga bisa langsung dihuni, namun selama ini permasalahan listrik seringkali muncul terutama di daerah yang belum terjangkau jaringan PLN. (slt)
Komentar Anda :