Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Metropolis
TP2K 3 Bulan Belum Dibayar, PNS Pemko Mulai 'Bernyanyi Lagu Merana'
Rabu, 20 Juli 2016 - 20:04:45 WIB

TERKAIT:
 
 

PEKANBARU, Suluhriau- Merana...aku merana...Karena...TP2K tak kunjungan dibayar jua'. Bait syair lagu plesetan ini meluncur dari salah seorang pegewai negeri sipil (PNS) Pemko Pekanbaru di sela-sela duduk istirahat siang, Rabu (20/7/2016).

Saat disapa, sang PNS itu hanya senyum-senyum. "Ya ialah ini masuk tiga bulan tunjangan TP2K di Pemko belum dibayar," ujar PNS itu.

Tunjangan Penghasilan Prestasi Kerja (TP2K) PNS Pemko, menurut pengakuan salah seorang PNS di Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Pekanbaru nyaris tidak pernah molor. "Biasanya setiap tanggal 10 setiap bulan dibayar, kini sudah tanggal 20 Juli dan
masuk bulan 3 juga belum dibayar," ujar Pian.

Ia tidak tahu alasan mengapa TP2K yang sangat dibutuhkan PNS ini belum dibayar. Sebab, kalau diharap gaji, sudah tidak ada lagi, potong sana-sini. Dikatakan PNS ini, tidak perna kondisi seperti terjadi selama ini. "Gaji 13 PNS baru-baru ini dibayar, itupun terlambat juga," katanya.

Menurut PNS lain, sekarang soal keuangan Pemko Pekanbaru sudah menjadi 'tranding topik' pembicaraan di warung kopi. Apalagi, tahun ini, pembangunan dengan berbagai kegiatan untuk masyarakat juga nyaris tidak berjalan.

Namun, sejumlah PNS lain memilih bersabar menyikapi hal ini. "Ya, tidak tahu lah kita apa masalahnya, bersabar sajalah," ujar Nov.

Namun, informasi dari pihak pegawai di BPKAD, mengatakan, kemungkinan dalam waktu dekat ini TP2K PNS Pemko akan dicairkan untuk satu bulan. Namun, ia tidak bisa memastikan kapan akan dicairkan. Sementara itu, sebelumnya, Komisi II DPRD Pekanbaru telah memanggil Plt Kepala BPKAD Pekanbaru Alex Kurniawan untuk hearing mempertanyakan kondisi keuangan saat ini.

Namun, Alex belum hadir memenuhi panggilan hearing Komisi II ini. "Kita dari lembaga DPRDPekanbaru merasa kecewa dengan ketidakhadiran kepala BPKAD saat kita ingin
membahas masalah keuangan daerah. Ketidakhadiran kepala BPKAD juga tidak ada alasannya kepada kita," kata Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.

Ia menyayangkan, karena selaku perwakilan rakyat Pekanbaru hanya ingin meminta penjelasan sejauh mana kondisi keuangan daerah. Sebab selama ini banyak pembayaran wajib yang tertunda, baik untuk tenaga pegawai, pembayaran pada pihak ketiga serta
tertundanya pembayaran pembangunan fisik dan program pemerintah Pekanbaru.

Alek Kurniawan saat dikonfirmasi untuk menanyak sejauh mana rencana pencairan TP2K PNS, beberapa kali dihubungi ponsel tidak aktif. (yas)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat