Seyogianya Masuk Investasi Hingga Rp100 T,
Investor Korea dan Jepang Urung Berinvestasi di Riau
Selasa, 19 Juli 2016 - 08:57:08 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Investasi berinilai triliunan rupiah dari investor asing berbagai negara gagal masuk ke Riau.
Ini akibat tidak mendapatkan kepastian hukum soal lahan, dikarenakan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Riau belum juga disahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Fasilitasi dan Kerjasama Penanaman Modal, Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Riau, Hamsani Rahman, hengkangnya calon investor tersebut tidaklah aneh.
Karena sudah banyak investor yang mencoba menanamkan modalnya di Riau, tapi gagal karena ketidakpastian tata ruang.
Soal RTRW ini sampai saat ini juga belum ada titik temu antara pemerintah daerah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di Riau dengan KHLK serta kementerian Agraria dan Tata Ruang serta Badan Pertanahan Nasional.
Paling anyar adalah batalnya investasi dari perusahaan KAO asal Jepang yang berencana menanamkan modalnya di kota Dumai. Selain itu, ada juga perusahaan Maritim Korea yang berencana membangun investasi di Buruk Bakul Bengkalis.
Hamsani mengatakan, jika dihitung secara keseluruhan modal investasi yang gagal masuk ke Riau, antara Rp70-Rp 100 triliun.
Ia menyayangkan hal ini tersebut. Sebab disatu sisi badan koordinasi penanaman modal (BKPM) membebani target investasi sebesar Rp 18,5 triliun, disisi lain BKPM tidak dapat mencarikan solusi agar target tersebut dapat terealisasi. (slt)
Komentar Anda :