Irwan Ingatkan Pedagang Bazar Ramadhan tak Gunakan Zat Berbahaya
Selasa, 07 Juni 2016 - 17:40:28 WIB
SELATPANJANG, Suluhriau- Bupati Kepulauan Meranti,Drs H Irwan MSi mengingatkan pedagang agar bazar ramadhan tidak menggunakan zat pengawet dan pewarna yang berbahaya dalam makananan dan minuman yang dijual.
Karena tindakan itu, sangat merugikan konsumen yang membutuhkan juadah makanan untuk berbuka puasa.
"Jangan karena ingin mencari keuntungan besar dengan melakukan tindakan yang tidak baik, sehingga mengabaikan kepada para konsumen. Jalani lah puasa ini dengan berbuat kebaikan dan mencari rejeki dengan jalan yang baik.Insyaallah rejeki bapak dan ibu berkah," ungkap Irwan yang di wakili Kepala DPKP, Joko Surianto saat membuka bazar Ramadhan 1437 H/2016 M dan di iringi peresmian dengan menggunting pita oleh Kapolres Meranti AKBP Asep skandar.Bertempat di Jalan Ahmad Yani, Selatpanjang, Senin (6/6/2016) sore.
Pembukaan itu turut dihadiri Ketua MUI Kabupaten Meranti Mustapa,Kapolres Meranti AKBP Asep Iskandar,Kadis Perikanan dan Kelautan Askandar,Kabag Humas Ery Suhairi,Kabag Kesra Rosdaner dan para undangan lainnya.
Seperti biasanya,bazar Ramadhan tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti yang dipusatkan di jalan Ahmad Yani ini diramaikan sekitar 141 pedagang berdasarkan meja yang tersedia beda dengan tahun kemarin di jalan Banglas gg Sempaya itu mejanya tidak sebanyak tahun ini.Yang terdiri dari pedagang kue, minuman, lauk pauk dan buah-buahan hal ini di sampaikan oleh Kepala bidang DPKP,Mahayaruddin di sela peresmian bazar Ramadhan tersebut.
Kendati demikian, Joko Surianto berharap dengan suasana hujan ini semoga kita di beri kenyamanan dalam beribadah puasa dan dengan keberadan bazar Ramadhan ini dapat mempererat silaturahmi diantara kita, baik itu antar sesama pedagang, maupun pedagang dengan konsumen, sehingga terciptanya suasana kekeluargaan dan persaudaraan sesama umat islam.
"Kami juga mengharapkan kehadiran bazar Ramadhan ini, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan juadah untuk berbuka puasa dengan masakan tradisional khas kota sagu ini yang merupakan berkah kita bulan Ramadhan ini.Sehingga peluang ekonomi bagi para pedagang, khususnya pedagang yang menjual makanan dan minuman bertambah rejekinya dan meningkatkan kehidupan ekonomi para pedagang tersebut," katanya. (rls)
Komentar Anda :