Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Paus: Umat Kristen dan Islam Bisa Hidup Berdampingan Secara Damai
Kamis, 19 Mei 2016 - 15:12:31 WIB

DEN HAAG, Suluhriau- Suatu masyarakat di mana di dalamnya umat Kristen dan Islam hidup berdampingan secara damai, sangat dimungkinkan.

Hal itu disampaikan oleh Paus Franciscus dalam wawancara terbaru dalam majalah berbahasa Prancis, Kamis (19/5/2016).

"Saya berasal dari negara di mana hal itu nyata terjadi. Umat Islam di sana menghormati Bunda Maria. Di Republik Afrika Tengah masa praperang, umat Kristen dan Islam hidup berdampingan, dan itu harus mereka lakukan kembali sekarang. Negara seperti Lebanon juga membuktikan bahwa hal itu dimungkinkan," ujar Paus.

Sugesti bahwa masyarakat Eropa takut pada Islam ditampik tegas oleh Paus.

Disebutkan, semangat penaklukan ada dalam Islam, namun ayat dalam risalah Matius di mana disebutkan bahwa Yesus mengirim murid-muridnya ke segala bangsa, juga dapat dilihat sebagai perintah yang sama untuk penaklukan.

Paus mengingatkan agar masyarakat Eropa perlu mawas diri dengan ucapan mengenai akar Kristiani, sebab Eropa tidak sepenuhnya hanya dibentuk oleh ajaran Kristen.

"Ya, Eropa mempunyai akar Kristiani dan itu tanggung jawab Kristen untuk tetap memeliharanya. Namun hal itu harus dilakukan dalam semangat pembasuhan kaki. Kewajiban Kristen terhadap Eropa salah satunya adalah pelayanan," imbuh Paus.

Menurut Paus, menunjukkan sikap bangga mengenai Kristen itu akarnya Eropa dapat terkesan agak 'kolonial'. Paus juga mengkritisi mengenai cara masyarakat Eropa saat ini menerima para pengungsi dan migran lainnya.

Paus berpandangan bahwa para pendatang baru tersebut seyogyanya tidak "di-ghetto-kan" (merujuk pada ghetto, red), itu tempat penampungan terburuk. Lebih baik agar mereka diintegrasikan.

Mengenai terorisme, Paus menekankan bahwa teroris di Brussel adalah warga negara Belgia. Mereka anak-anak migran, namun mereka tumbuh dalam suatu 'ghetto'.

"Walikota baru London (keturunan muslim Pakistan, -red) mengangkat sumpah di sebuah Katedral dan pasti akan menghadap Ratu. Hal itu menunjukkan pentingnya Eropa menemukan dirinya kembali betapa manusia bisa berintegrasi," demikian ungkap Paus. (dtc)





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat