Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Pendidikan
SBMPTN 2016, Ini Jurusan Saintek Paling Sulit Ditembus!
Jumat, 29 April 2016 - 18:39:22 WIB
Ilustrasi (int)

JAKARTA, Suluhriau- Panitia sudah membuka pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 sejak 25 April lalu.

Sebelum memilih jurusan, pastikan kamu tahu minat dan bakat serta tingkat keketatan dalam persaingan melalui jalur ujian tulis ini.

Pasalnya, setiap jurusan yang ditawarkan perguruan tinggi memiliki tantangannya sendiri. Bahkan, beberapa jurusan selalu menjadi favorit di kalangan calon mahasiswa melalui berbagai jalur masuk PTN. Untuk menembus jurusan tersebut pun, kita perlu berkompetisi dengan peserta yang jumlahnya tidak sedikit.

Begitu pula di SBMPTN 2016. Setiap kelompok ujian memiliki daftar jurusan yang favorit dan sulit ditembus dalam seleksi.

"Jurusan paling sulit di Saintek di antaranya kedokteran, farmasi dan teknik," ungkap Ketua Panitia SNMPTN dan SBMPTN 2016, Rochmat Wahab dilansir Okezone, Jumat (29/4/2016).

Rochmat menjelaskan, selain menjadi favorit, peminat jurusan-jurusan tersebut sangat banyak. Akibatnya, kompetisi antarpeserta SBMPTN pun sangat ketat. Pasalnya, mereka tidak hanya berkompetisi untuk lolos tapi juga bersaing dengan ribuan peserta yang tak kalah kompeten.

"Bayangkan dengan jurusan yang pendaftarnya hanya seratus, itu kan lebih mudah bersaingnya dibanding dengan siswa yang kuota jurusannya 40 tapi peminatnya ternyata 1.000," tambahnya.

Kedokteran

Meski tak masuk tiga besar pada SNMPTN 2015, prodi kedokteran tak pernah sepi peminat. Bagaimana tidak, 60 ribu pendaftar memilih kedokteran pada SNMPTN 2014. Selain itu, menjamurnya berbagai rumah sakit baru tentu berbanding lurus dengan kebutuhan akan dokter di Indonesia.

Hampir setiap PTN memiliki prodi kedokteran. Kampus-kampus yang memiliki akreditasi A untuk prodi ini meliputi Universitas Airlangga (Unair), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Dipenogoro (Undip), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Padjajaran (Unpad).

Farmasi

Sama halnya dengan teknologi, industri farmasi di Indonesia akan terus mengalami perkembangan. Pada SNMPTN tahun lalu, prodi ini masuk tiga besar favorit kelompok saintek, bersama teknik informatika dan kesehatan masyarakat.

Kampus-kampus yang memiliki akreditasi A untuk prodi farmasi adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Andalas (Unand), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Universitas Sumatera Utara (USU).

Teknik Informatika


Salah satu bidang teknik yang menjadi favorit pada SBMPTN adalah teknik informatika. Prodi yang erat kaitannya dengan teknologi informasi (TI) ini belakangan sangat diminati lantaran memiliki prospek karier yang menjanjikan. Pada SNMPTN 2014, prodi ini memiliki 97 ribu peminat, dan di tahun berikutnya menjadi prodi terfavorit pada kelompok saintek.

Berdasarkan data BAN-PT, beberapa kampus peserta SNMPTN 2016 yang terakrediatasi A untuk prodi ini, meliputi Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Surabaya. (okz)




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat