Ketuanya Telah Pergi dari Rohul, Kemenag Masih Selidiki Pengikut Ahmadiah Qodyan
Jumat, 29 April 2016 - 09:05:25 WIB
PASIRPANGARAIAN, Suluhriau- Kepala kantor (Kakan) kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan menyebutkan pihaknya masih menelusuri penyebaran ajaran Ahmadiah Qodyan diwilayahnya.
"Ya, saya pernah dengar itu. Tapi kita masih selidiki. Saya juga medapatkan laporan bahwa ketua dari ajaran Ahmadiah qadyan ini telah pergi dari Rohul," ujarnya, Kamis (28/4/2016).
Meskipun ketuanya sudah meninggalkan Rohul, tapi pengikutnya masih ada. Maka dari itu, pihaknya masih memantau pengikut ajaran tersebut.
Menurutnya ajaran Ahmadiah terbagi dua yakni Ahmadiah Qodyan dan Lahore. Penganuh paham ini sama-sama mengimani Tadzkirah yakni kitab suci Ahmadiyah yang disebut kumpulan wahyu muqoddas suci yang diyakini sebagai wahyu dari Allah kepada Mirza Ghulam Ahmad.
Lebih jauh dijelaskan Ahmad, inti kesesatan yang dilakukan sampai mereka dihukum sebagai kafir karena Mirza Ghulam Ahmad mengaku nabi dan rasul yang mendapatkan wahyu kemudian dikumpulkan dalam bentuk kumpulan wahyu yang dinamai Tadzkirah itu.
Ajaran Ahmadiah Qodyan harus di hindari. Penganut ajaran ini tidak mau beribadah bersama muslim lainya di mesjid-mesjid masyarakat. Tapi melakukan dirumah seperti ibadah solat Jumat.
"Ini yang harus di hindari oleh masyarakat Rohul. Kita terus mencari pengikutnya, dan menyelidiki apakah pengikut dari ajaran ini tetap menyebarknanya di Rohul," sebutnya. (prt)
Komentar Anda :